Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan

Manfaat Sirsak sebagai obat kanker

Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya SEPULUH RIBU KALI LIPAT lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia.

Buah Sirsak

Tapi kenapa kita tidak tahu ?

Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat2nya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetissebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia…

Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon graviola ini.

Pohonnya rendah, di brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana”bahasa inggrisnya “soursop”. Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi orang2 amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah : jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :

• Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, Tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo. • Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan. • Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.

• Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak ( sari ) buah ini adalah  

• Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas. • Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.  

• Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat.

Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini ? jawabnya adalah : begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan.

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.

Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?

Dibawah undang2 federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatenkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigt jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengupulkan bahan2 alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar risetdari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan leh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di korea selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsure kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo.

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah : Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu . Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif : rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker : prostate, pancreas, dan Paru2.

Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga2 tersebut di atas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang2 pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika.

Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.
Untuk pencegahan: disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan: - 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja. - Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali. - Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal.
Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.

Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat di jumpai dalam Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science Institute.

Artikel ini hasil terjemahan Health Science Institute.

Buat yang masih ragu, apa salahnya kita mencoba, makan buah kan ga berbahaya . ga kayak makan racun , tapi ingat yang berlebihan itu tidak baik. 

DAN SEKALI LAGI PLEASE, JANGAN MINUM OBAT YANG KATANYA MENGCLAIM MENGANDUNG SIRSAK. MAKAN DAN MINUMLAH JUS BAHAN ASLI ALAMI SIRSAK .
http://forum-unand.blogspot.com/2010/11/obat-kanker-10000-x-lipat-dari-terapi.html 


KANKER OTAK

Kanker otak adalah penyakit berbahaya yang sangat mematikan. Selain mematikan, pengobatannya pun menelan biaya yang sangat besar. Untuk menghindari penyakit tersebut, berikut ini sejumlah tips untuk mencegah penyakit ini:
  • Kalau Anda mengalami gejala-gejala, seperti sering sakit kepala yang hilang timbul, atau tidak hilang-hilang, muntah-muntah tanpa sebab, penurunan penglihatan yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata, kelemahan anggota gerak secara bertahap, berjalan limbung, gejala layaknya vertigo atau sempoyongan, maka segera lakukan pemeriksaan diri dan dianjurkan melakukan pemeriksaan MRI.
  • Jangan biarkan stres berat menyerang terus-menerus, sempatkan waktu beristirahat, dan lakukan refreshing yang dapat mengurangi dan menghilangkan stres Anda.
  • Batasi radiasi langsung yang terlalu berlebihan pada tubuh, lebih baik gunakan hansfree bila menggunakan telepon seluler dalam waktu lama.
  • Terapkan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang, misalnya memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayur, dan biji-bijian. Ditambah membatasi diri mengonsumsi lemak.
  • Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan dengat nitrit, maupun zat-zat kimiawi buatan lainnya.
  • Sudah saatnya Anda menghentikan konsumsi alkohol dan rokok.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Apalagi kalau Anda mempunyai riwayat keluarga penderita kanker otak.
  • Jangan mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum mendapat resep rujukan dokter. Kesalahan penggunaan obat dapat merangsang perkembangan sel kanker.
  • Lakukan olahraga secara teratur dan pada porsi yang cukup.
  • Mulai sekarang biasakan mengaplikasikan gaya hidup sehat. Jangan terbawa arus gaya hidup “menghanyutkan”.
sumber: okezone

Leukemia Bukanlah Vonis Mati

Kanker kini bukan lagi penyakit yang mengerikan. Bahkan, penyakit kanker darah atau leukimia yang dulu menjadi vonis mati kini sudah dapat diobati sehingga kualitas hidup dan harapan hidup pasien kian besar. Harapan untuk bertahan hidup itu menjadi semangat para penderita kanker dalam menjalani hidupnya.
Natalia Romin (38), misalnya, penderita chronic myeloid leukemia (CML) ini telah menjalani pengobatan sejak tahun 2007. CML merupakan penyakit kanker pada darah yang diakibatkan ketidaknormalan gen kromosom. Ibu empat anak ini didiagnosis terkena CML pada tahun 2006.

“Sepanjang tahun 2007 saya bolak-balik masuk rumah sakit. Fisik dan mental drop, apalagi bila mengingat anak-anak saya,” paparnya. Ketika penyakitnya bertambah buruk, ia mengalami pembesaran limpa.
“Perut saya membesar seperti orang hamil, pada saat itu saya semakin frustasi dan kehilangan harapan,” ujarnya.

Beruntung pada akhir tahun 2007 ia mendapat informasi mengenai obat untuk penyakit CML yang dideritanya, yakni imatinib. Sejak mengonsumsi obat tersebut, berangsur-angsur kondisinya mulai pulih.
“Tak ada yang lebih saya syukuri lagi karena sekarang saya bisa beraktivitas normal dan merawat anak-anak, meski dalam tubuh saya ada kanker,” ujarnya.
Perjuangan melawan kanker juga dilakukan oleh Antonius Harjono (41). Pria asal Surabaya ini mengaku sangat takut saat dokter memvonis dirinya terkena CML.

“Pada saat itu dokter tidak memberi penjelasan tentang penyakit ini, hanya disebutkan ini jenis leukemia dan ini membuat saya tambah stres,” kata pria yang bobotnya sempat susut drastis ini.
“Sebelumnya saya termasuk orang yang sangat sehat, bahkan sakit flu pun jarang. Jadi saya sangat kaget dinyatakan kena penyakit CML. Apalagi kalau mengingat anak-anak dan keluarga, saya tambah sedih,” kata Harjono lirih.

Berkat dukungan keluarga dan teman-temannya, terutama sesama penderita kanker, Harjono mampu bangkit. Tekadnya untuk sembuh semakin kuat setelah melalui masa-masa pengobatan. “Kini setiap hari saya harus minum obat. Motivasinya adalah ingin sembuh dan melawan kanker,” katanya.
Menurut dr Made Putra Sedana, Sp PD, KHOM, konsultan penyakit darah dan kanker dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, CML terjadi pada 15-20 persen pasien leukemia dewasa. “Sebanyak 80 persen penyakit ini ditemukan pada fase kronik,” katanya.

Gejala klinis CML antara lain merasa sering lelah, berat badan turun drastis, rasa penuh pada perut, dan pembesaran limpa. Namun, 50 persen penyakit CML tidak bergejala. Tanda lain yang menguatkan diagnosis adalah hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan sel darah putih (leukosit) dan trombosit.
Imatinib merupakan satu-satunya terapi yang disetujui untuk digunakan pasien yang baru didiagnosis menderita CML dan berada dalam fase kronis. Ini merupakan terapi yang direkomendasikan oleh berbagai lembaga kedokteran internasional.

sumber: kompas

Nyeri pada Payudara

Rasa sakit pada payudara, dapat disebabkan oleh perubahan hormon bulanan normal dalam. nyeri ini biasanya terjadi di kedua payudara. Perasaan berat atau nyeri yang meluas ke ketiak dan lengan. Nyeri biasanya paling parah sebelum periode menstruasi dan menghilang ketika periode berakhir. nyeri pada payudara siklik lebih sering terjadi pada wanita muda. Kebanyakan nyeri siklik menghilang tanpa pengobatan dan biasanya hilang saat menopause.

nonsiklik nyeri paling sering terjadi pada wanita berusia 30-50 tahun. hanya terjadi pada satu payudara. Merasa tajam, nyeri terbakar yang terjadi di satu daerah payudara. Kadang-kadang, sakit nonsiklik mungkin disebabkan oleh fibroadenoma atau kista. Jika penyebab sakit nonsiklik dapat diidentifikasi, Mengobati penyebabnya mungkin dapat menghilangkan rasa sakit.

Nyeri payudara bisa menjadi lebih buruk dengan perubahan kadar hormon atau perubahan obat yang kita pakai. Stres juga dapat mempengaruhi nyeri payudara. Anda lebih cenderung memiliki rasa sakit payudara sebelum menopause daripada setelah menopause.

Apakah nyeri payudara berarti kanker payudara?

Nyeri di payudara sakit bukan gejala umum kanker payudara. Namun, kadang-kadang terdapat benjolan yang disebabkan oleh kanker payudara.

Apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit payudara...:

Dengan menggunakan obat-obatan nonprescription seperti:
* Acetaminophen, seperti Tylenol atau Panadol.
* Non obat anti-inflamasi-steroid (NSAID), seperti ibuprofen (Advil atau Motrin), naproxen (Aleve atau naprosyn), atau aspirin (anacin, Bayer).
Jika Anda sedang hamil atau mencoba untuk hamil, mintalah saran dokter Anda sebelum menggunakan obat apapun. Jangan minum aspirin jika Anda lebih muda dari 20 karena resiko Sindrom Reye.

Danazol, bromocriptine, dan sitrat tamoxifen adalah obat yang dipakai untuk pengobatan nyeri payudara siklus parah. Obat ini jarang digunakan karena mereka memiliki efek samping.

* Menggunakan pil KB, ini dapat membantu mengurangi nyeri payudara siklik dan payudara bengkak sebelum periode. Tapi rasa sakit payudara juga dikenal sebagai efek samping dari pil KB. tetapi jangan terlalu sering menggunakan pil KB, karena dapat menyebabkan kanker payudara.
* Magnesium suplemen diambil di paruh kedua siklus haid, mengurangi nyeri payudara siklik dan gejala pramenstruasi lainnya.
*
Mengurangi lemak makanan hingga 15% atau kurang dari asupan makanan Anda cenderung akan mengurangi rasa sakit payudara dari waktu ke waktu.

Bagaimana menghindari rasa sakit payudara?
Dengan menggunakan bra olahraga akan sangat banyak membantu Anda.

Semoga Bermanfaat.

Link ke posting ini

Vitamin D Mengatasi Kanker Payudara

Resiko kanker payudara, berkaitan erat dengan paparan sinar matahari. Demikian yang terungkap dalam sebuah penelitian baru-baru ini, yang menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi vitamin D melalui asupan makanan dan paparan sinar matahari berkaitan dengan penurunan risiko kanker payudara. Paparan sinar matahari ternyata bukan hanya untuk mencegah gejala kanker payudara saja, tetapi pasien yang menjalani perawatan kanker payudara ternyata juga memerlukan vitamin D, yang salah satunya bisa didapat dari paparan sinar matahari. Baca Disini Selengkapnya



Seperti dilaporkan American Journal of Epidemiology, pemberian vitamin D dapat menekan terjadinya hormon reseptor kanker, yakni reseptor estrogen (ER) dan reseptor progesteron (PR).

Hormon reseptor dapat analog ke telinga dalam sel payudara yang akan mendengarkan sinyal dari hormon. Ketika sinyal memerintahkan tumbuh, sel kanker akan mengembangkan sel-sel payudara yang mengandung reseptor.

Kanker akan disebut ER-positive (ER +) apabila alasan kenaikan adalah hasil dari reseptor untuk hormon estrogen. Sementara itu, jika alasan untuk meningkat adalah adanya reseptor untuk hormon progresteron, disebut PR-positif (PR +).

Penelitian menghubungkan asupan vitamin D dengan kehadiran hormon reseptor itu dilakukan oleh Blackmore KM dan rekannya dari Mount Sinai Hospital di Ontario, Kanada.

Penelitian dilakukan dengan membandingkan 758 pasien kanker payudara dan 1.135 partisipan kontrol yang tidak memiliki penyakit. Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang asupan vitamin D mengalami 26 persen penurunan risiko tinggi kanker payudara, ER dan PR, dan 21 persen penurunan risiko tumor ER atau PR.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa vitamin D berkaitan dengan pengurangan risiko kanker payudara tanpa memandang apakah status tumor ER atau PR.

Vitamin D ditemukan dalam makanan seperti minyak ikan, makanan yang diperkaya, seperti jus, sereal, dan susu, dan diperoleh dengan cara lain, seperti paparan sinar matahari.

Mengobati berbagai jenis kanker dengan menggunakan berbagai bahan obat alami yang mudah Anda dapatkan, baca info tentang obat herbal untuk menyembuhkan kanker.
Sumber: Kompas.com

Gejala Kanker Payudara

Gejala Kanker Payudara
mempunyai beberapa gejala yang dapat Anda ketahui dengan memperhatikan beberapa hal dibawah ini:

- Berat badan:
adalah tanda pertama dari gejala kanker payudara dan kanker lainnya, terutama kanker pankreas, perut, kerongkongan, atau paru. Berat badan akan turun drastis karena alasan tidak jelas, kehilangan nafsu makan, atau mudah lelah.

- Demam atau keringat malam

- Perubahan kulit:
kanker tertentu dapat menghasilkan kulit terlihat tanda-tanda seperti hiperpigmentasi, ikterus, eritema, gatal, atau pertumbuhan rambut yang berlebihan.

- Luka yang tak pernah sembuh dalam mulut.

- Sulit menelan.
sakit konstan dalam mulut bisa menjadi kanker mulut dan harus ditangani dengan segera, terutama pada pasien yang merokok, mengunyah tembakau, atau alkohol sering minum.
Kesulitan menelan (disfagia) dapat menunjukkan kanker kerongkongan, perut, atau tenggorokan.

- Pembengkakan, pembengkakan yang abnormal di leher, bawah lengan, atau di bagian manapun dari tubuh.

- Pembengkakan pada payudara, cairan abnormal yang keluar dari puting susu, benjolan pada payudara atau testis.


- Batuk-batuk cukup lama bahkan dengan darah.

Suara serak / batuk: Batuk terus-menerus dapat menjadi tanda kanker paru-paru. Husky dapat menunjukkan kanker laring.

- Perut kembung atau pendarahan di anus.

- Perdarahan yang berlebihan selama haid normal.

- Keluar cairan abnormal melalui vagina atau pendarahan setelah berhubungan seks.


- Urin atau kotoran dengan darah. (LUC):
Perubahan kebiasaan buang air besar / kandung kemih sering sembelit kronis atau diare mungkin merupakan tanda dari kanker usus besar.

Most complete source please visit http://breast-cancersymptoms.com/

Semoga Bermanfaat.

Apa yang menyebabkan kanker payudara?

Sel kanker merupakan sel yang mengalami pertumbuhan abnormal. Begitu juga dengan sel kanker payudara, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab spesifik kanker payudara. Walaupun demikian, terdapat sejumlah faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara, antara lain:
  • perubahan sifat pertumbuhan sel payudara menjadi ganas
  • tubuh gagal membangun sistem pertahanan tubuh
  • faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan
  • penggunaan hormon estrogen (misalnya pada pengguna terapi estrogen replacement)
  • payudara yang sering diremas / dipencet
  • minum alkohol dan merokok
  • obesitas pada wanita setelah menopause: diet berpengaruh terhadap keganasan sel kanker
  • konsumsi lemak dan serat
  • radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas; tergantung dosis dan umur saat terkena paparan radiasi
  • faktor genetik dan riwayat keluarga (hubungan dengan gen tertentu)
Ada begitu banyak kemungkinan penyebab kanker payudara, dan mungkin saja perkembangan sel kanker tersebut dipicu oleh kombinasi beberapa faktor di atas. Yang bisa Anda lakukan adalah memperhatikan hal-hal yang disebutkan di atas dan selalu waspada. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap payudara Anda untuk deteksi dini adanya kanker.

Cara mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara adalah penyakit yang paling menakutkan bagi perempuan. Sebagai hasil dari kanker payudara dapat menyebabkan amputasi penis, bahkan dapat menyebabkan kematian pada penderita. Tapi sekarang banyak peneliti untuk mengetahui bagaimana mencegah kanker payudara, atau paling tidak mengurangi risiko kanker payudara. Beberapa upaya untuk meminimalkan risiko kanker payudara dapat dilakukan secara medis atau alami (terapi alternatif).

Pencegahan cara alami adalah:

1. Raga bermain secara teratur.

Latihan akan menurunkan tingkat estrogen yang diproduksi oleh tubuh untuk mengurangi risiko kanker payudara.
Latihan aerobik secara teratur mungkin menawarkan beberapa perlindungan terhadap risiko perempuan terkena kanker payudara. Penelitian telah menemukan bahwa wanita yang dilakukan dengan semangat dan sering hanya setengah-pusat kemungkinan tidak terkena kanker payudara, walaupun mungkin faktor-faktor lain yang berperan. Olah raga juga dapat membantu wanita dengan kanker payudara yang lebih baik mentolerir efek samping dari radiasi atau kemoterapi dan dapat membantu meningkatkan lebih cepat pemulihan setelah operasi.

2. Memasak Daging.
Daging dimasak / dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). yang dimasak, lama lebih senyawa ini terbentuk. Lemak dalam diet dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

3. Diet Dengan Buah dan Sayuran.
Buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu mengurangi risiko. Disarankan makan 5 porsi buah-buahan dan sayur-sayuran dimakan setiap hari dan yang menggantikan lemak jenuh dengan lemak tak jenuh tunggal, yang ditemukan dalam minyak zaitun atau minyak canola. nda dapat mengubah menu Anda untuk mencicipi berbagai jenis buah-buahan dan sayuran segar dan piring baru berdasarkan biji-bijian dan kacang-kacangan. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan banyak serat, bersama dengan vitamin dan mineral untuk melindungi terhadap kanker payudara, terutama vitamin A, C, D, dan E, dan kalsium, selenium , dan yodium. Penting untuk dicatat bahwa langkah-langkah diet yang tidak cukup untuk mengatasi faktor-faktor risiko untuk kanker payudara lainnya. Perempuan yang mengkonsumsi makanan sehat harus tetap mematuhi mengambil langkah-langkah preventif seperti melakukan mammogram secara teratur.

4. Konsumsi Suplemen Anti-Oksidan.
Suplemen tidak dapat menggantikan buah dan sayuran, tetapi suatu formula anti-oksidan bisa menjadi aditif makanan yang dapat mencegah kanker payudara.

5. Konsumsi kacang.
Selain kedelai, Fito-estrogen juga hadir pada spesies lain kacang.

6. Hindari alkohol.
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa lebih banyak alkohol yang dikonsumsi, risiko kanker payudara meningkat karena alkohol meningkatkan kadar estrogen dalam darah.
Baca Disini.

7. berjemur di bawah sinar matahari.

Sebuah sinar matahari sedikit dapat membantu mencegah kanker payudara, karena pada waktu matahari pada kulit, tubuh membuat vitamin D. Vitamin D membantu jaringan payudara menyerap kalsium, sehingga mengurangi resiko kanker payudara. Manfaat matahari utuk mencegah kanker payudara, baca disini.

8. Rutin Untuk Menyusui Anak Anda.

Untuk alasan masih belum jelas, menyusui berhubungan dengan penurunan risiko kanker payudara sebelum menopause. menyusui mencegah kanker payudara, baca disini.

Lakukan tes pada payudara Anda untuk menemukan gejala awal:

Melakukan pemeriksaan payudara Anda setidaknya sebulan sekali, dilakukan setelah tiga sampai lima hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Zen sejarah keluarga cancer.consultation payudara dengan dokter Anda mengenai kapan Anda harus memiliki mammogram pertama Anda.

Anda menggunakan kontrasepsi, tanyakan kepada dokter Anda tentang pro dan kontra pil KB.

Jika Anda dekat dengan menopause, tanyakan kepada dokter Anda jika Anda harus menggunakan terapi penggantian hormon untuk mengobati gejala menopause. Penelitian menunjukkan bahwa penggantian hormon, terutama dengan terapi kombinasi estrogen dan progestin atau estrogen dengan penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Anda dan dokter Anda dapat membuat keputusan berdasarkan risiko kanker payudara.

Tamoxifen dan raloxifene, telah terbukti mengurangi risiko kanker payudara. Risiko dan manfaat menggunakan obat-obatan seperti tamoxifen dan raloxifene harus dibicarakan dengan dokter Anda.

Semoga Bermanfaat.

Kenali ciri-ciri kanker payudara


Sesuai namanya, kanker payudara merupakan penyakit yang disebabkan oleh berkembangnya sel kanker di daerah payudara. Penyakit ini kebanyakan menyerang perempuan, tetapi laki-laki juga bisa terkena. Kangker payudara merupakan jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbanyak nomor dua di dunia. Sedangkan dari tingkat kematian, jenis kangker ini menyebabkan kematian nomor lima terbesar di dunia.
Tanda awal dari kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.
Berikut antara lain hal-hal yang harus Anda perhatikan yang merupakan gejala kanker payudara:
  • benjolan pada payudara anda berubah bentuk / ukuran
  • kulit payudara berubah warna: dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk
  • puting susu masuk ke dalam (retraksi)
  • salah satu puting susu tiba-tiba lepas / hilang
  • bila tumor sudah besar, muncul rasa sakit yang hilang-timbul
  • kulit payudara terasa seperti terbakar
  • payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain, padahal Anda tidak menyusui
Tanda kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara. Gejala lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah.
Sedangkan untuk gejala kanker payudara stadium lanjut, berikut adalah kutipan dari Wikipedia:
Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:
  • terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara);
  • adanya nodul satelit pada kulit payudara;
  • kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;
  • terdapat model parasternal;
  • terdapat nodul supraklavikula;
  • adanya edema lengan;
  • adanya metastase jauh;
  • serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.
Sejumlah tanda di atas memang merupakan ciri-ciri kanker payudara. Walaupun demikian, jika Anda mengalami satu atau lebih hal di atas, belum tentu Anda menderita kanker payudara. Cobalah periksakan diri Anda ke dokter dan lakukan tes mammografi. Nanti dokter akan menganalisa mammogram yang dihasilkan dan memberikan saran untuk Anda.

Gejala Kanker Rahim


Kanker mulut rahim (serviks) merupakan momok yang paling menakutkan bagi semua wanita. Selain belum ada obatnya, kanker mulut rahim juga bisa mengakibatkan kematian. Jenis kanker ini paling sering ditemukan di antara penyakit kanker ginekologik, dan menjadi penyebab kematian utama wanita penderita kanker di negara berkembang, termasuk Indonesia.


Gejala dari kanker mulut rahim biasanya terjadi keputihan yang lama dan tidak diobati dengan baik, keputihan yang berbau atau bisa juga saat hubungan suami istri terjadi perdarahan (contact bleeding), pada tahap displasia sampai stadium I, praktis tanpa keluhan. Baru menginjak stadium 1 A- 3b terdapat keluhan pasien. Sedangkan pada stadium 4B sel kanker sudah menjalar ke otak dan paru-paru.


Kanker leher rahim sampai kini belum diketahui penyebabnya. Berdasarkan penelitian terbaru, virus HPV merupakan salah satu pemicunya. HPV dapat menjangkiti seorang wanita jika pasangan seksualnya mengidap virus tersebut akibat berganti pasangan. Selain itu, wanita yang mempunyai kebiasaan merokok juga rawan terkena kanker ini. Zat nikotin yang dikandung tembakau mempunyai kecenderungan mempengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim, sehingga membuatnya rentan terhadap sel-sel kanker.


Pengidap kanker ini biasanya perempuan usia produktif, Aktif melakukan hubungan seks, sering berganti pasangan seksual, kawin dalam usia relatif muda ( <17 tahun) dan sering melahirkan.


Pencegahan paling efektif adalah melalui pendeteksian dini dengan pemeriksaan pap smear, yang bisa mendeteksi pertumbuhan sel-sel yang akan menjadi sel kanker. Semakin dini sel-sel abnormal terdeteksi, semakin rendah risiko seseorang menderita kanker mulut rahim.


Tes pap smear adalah suatu pemeriksaan yang aman, murah, dan telah dipakai bertahun-tahun untuk mendeteksi kelainan sel-sel di mulut rahim. Sebaiknya kaum wanita secara rutin melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali setelah berhubungan seks, atau tiga bulan setelah melahirkan untuk mendeteksi ada atau tidaknya prakanker/displasia.


Pengobatan pada kanker mulut rahim ada tiga, yaitu operasi, penyinaran (radiasi), dan kemoterapi. Masing-masing terapi dilakukan dokter menurut stadium kanker yang dialami pasien dan dengan pertimbangan kaidah dan risiko bagi pasien. Stadium O atau disebut juga lesi prakanker sangat mudah diobati dengan tindakan lokal. Selanjutnya stadium 1, dibagi A dan B, pilihan pengobatan dengan operasi. Stadium 2A masih dioperasi, tetapi stad 2B tidak lagi dioperasi, melainkan sebaiknya radiasi dibantu kemoterapi. Stadium 3 dan 4 adalah stadium lanjut, dibagi juga A dan B, biasanya radiasi dibantu kemoterapi.



Tips menghindarkan wanita dari kemungkinan terkena kanker mulut rahim sebagai berikut:

1. Waspadai gejalanya. Segera hubungi dokter kalau terdapat gejala-gejala yang tidak normal seperti pendarahan, terutama setelah aktivitas seksual.

2. Pemeriksaan teratur. Lakukan tes pap smear setiap tahun. Ini dilakukan sampai berusia 70 tahun.

3. Jangan merokok karena dapat merangsang timbulnya sel-sel kanker melalui nikotin dikandung dalam darah Anda. Risiko wanita perokok 4-13 kali lebih besar dibandingkan wanita bukan perokok. Diperkirakan nikotin memberikan efek toksik pada sel epitel, sehingga memudahkan masuknya mutagen virus.

4. Hindarkan kebiasaan pencucian vagina dengan menggunakan obat-obatan antiseptik maupun deodoran karena akan mengakibatkan iritasi di serviks yang merangsang terjadinya kanker.

Daftar Blog


Silahkan Menjadi Follower Dan Dapatkan Info Yang Bermanfaat