Gejala dan Penangan Darah Rendah Atau Hipotensis

Darah rendah atau Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Telah dijelaskan bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.

Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.

Tanda dan Gejala Tekanan Darah Rendah
Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa cepat lelah tak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang.
Pada pemeriksaan secara umum detak/denyut nadi teraba lemah, penderita tampak pucat, hal ini disebabkan suplai darah yang tidak maksimum keseluruh jaringan tubuh.

Penyebab Penyakit Darah Rendah
Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tensi darah, hal ini dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Kurangnya pemompaan darah dari jantung. Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah. Seseorang yang memiliki kelainan/penyakit jantung yang mengakibatkan irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) keseluruh organ tubuh.

2. Volume (jumlah) darah berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat (luka sobek,haid berlebihan/abnormal), diare yang tak cepat teratasi, keringat berlebihan, buang air kecil atau berkemih berlebihan.


3. Kapasitas pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septik, pemaparan oleh panas, diare, obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE).

Penanganan dan Pengobatan Darah Rendah
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tekanan darah renda (hipotensi), diantaranya :

1.  Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat

2. Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam

3. Berolah raga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit, minimal 3x seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala

4. Pada wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis

5. Pemberian obat-obatan (meningkatkan darah) hanya dilakukan apabila gejala hipotensi yang dirasakan benar-benar mengganggu aktivitas keseharian, selain itu dokter hanya akan memberikan vitamin (suport/placebo) serta beberapa saran yang dapat dilakukan bagi penderita.

Mengenai image masyarakat yang sebagian besar berpikir bahwa dengan mengkonsumsi daging kambing bagi penderita hipotensi dapat meningkatkan tensi darah sebenarnya belum jelas, Namun dibenarkan kalau hal itu akan meningkatkan kandungan haemoglobin (Hb) dalam darah. Sekali lagi harus dipahami bahwa tekanan darah rendah artinya suplai darah tidak maksimal keseluruh bagian tubuh. Haemoglobin (Hb) rendah adalah berarti bahwa kandungan Hb sebagai zat pengikat oxygen dalam darah memiliki kadar rendah yang akibatnya penderita bisa pucat (anemia), pusing (oxygen yang di angkut/suplai darah ke otak kurang), merasa cepat lelah dan sebagainya.

Dalam kasus Hipotensi yang benar-benar diperlukan pemberian obat, biasanya ada beberapa jenis obat yang biasa dipakai seperti fludrocortisone, midodrine, pyridostigmine, nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), caffeine dan erythropoietin.
(berbagai sumber) 

http://www.asuransi-kesehatan.org/gejala-dan-penangan-darah-rendah-atau-hipotensis

Pengetahuan tentang penyakit LUPUS - sle


Apakah Lupus itu?
Lupus adalah penyakit “Autoimun” (kekebalan tubuh sendiri) kronik atau berkepanjangan, dimana sistem kekebalan tubuh menjadi hiperaktif disebabkan hal yang belum diketahui dan menyerang jaringan tubuh sendiri yang sehat.

Ada berapa macam bentuk Lupus?
ada 3, yaitu:
1. Cutaneus Lupus (seringkali disebut Discoid) yang mempengaruhi kulit.
2.
Systemic Lupus (SLE)yang menyerang organ tubuh seperti: kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak dan syaraf.
3. Drug induced lupus (DIL), timbul setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang setelah 6 bulan. Tetapi ANA tetap positif untuk bertahun-tahun.


Apa penyebab Lupus?
Penyebab yang sebenarnya belum diketahui, tetapi terdapat faktor risiko yang dapat mempengaruhi timbulnya lupus yaitu genetik dan lingkungan


Apa yang dapat membangkitkan Lupus?
Diduga ada beberapa faktor tertentu penyebab bangkitnya atau kambuhnya lupus, antara lain: Sinar ultraviolet, obat-obatan tertentu, infeksi, beberapa antibiotik tertentu, hormon.


Apakah penyakit ini menurun?
Diduga (walaupun belum terbukti secara ilmiah) orang tua dapat mewariskan faktor tertentu kepada keturunannya sehingga mereka rentan terhadap lupus. Bukan berarti mereka pasti akan menderita lupus, hanya mereka akan lebih mudah terkena. Pada saat ini tidak terdapat tes genetik untuk meneliti apakah seseorang rentan terhadap lupus atau tidak.


Bagaimana tampak ruam / radang tersebut?
Beraneka ragam.
1. “Butterfly rash”, radang kulit pada wajah bentuknya seperti kupu-kupu mulai dari kedua belah pipi sampai ke hidung. Bisa tampak rata atau timbul. Dapat berwarna merah terang, kemerah-merahan, atau kekulit-kulitan.
2. Radang discoid, bentuknya seperti uang logam atau oval sepertii disket. Terdapat pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari, terutama daerah sekitar leher. Cenderung berwarna merah, timbul dan bersisik. Bila sembuh, bekasnya tetap terlihat. Radang ini juga dapat menyebabkan perubahan warna kulit disekitarnya menjadi lebih terang atau gelap. Juga timbul pada kulit kepala.
3. Redness, radang cutaneus yang kurang parah, bentuknya juga seperti uang logam, sangat peka cahaya dan bisa bertambah parah bila terkena sinar ultra violet. Tetapi tidak meninggalkan bekas, dan biasanya timbul di seluruh permukaan tubuh.


Dapatkah Cutaneus Lupus berkembang menjadi Systemic Lupus?
Ya, 10% kasus Cutaneus lupus berkembang menjadi systemic lupus. Tetapi ini dapat diperkirakan atau dicegah sebelumnya?


Bagaimana pengobatan Cutaneus lupus?
Pengobatan cutaneus lupus menggunakan krim atau salep >corticosteroid. Tetapi jika tidak ada reaksi, dokter biasanya menyuntik corticosteroid langsung pada radang. Jika radang terlalu tersebar luas, biasanya digunakan corticosteroid yang dapat diminum, atau dapat juga diberikan obat-obatan jenis anti malaria, seperti Plaquenil (hydroxychloroquine).Pengunaan alat-alat yang mengurangi efek sinar matahari untuk mencegah bertambah parahnya radang, sangatlah penting.


Apa artinya fotosensitifitas dan bagaimana reaksinya?
Fotosensitifitas adalah kepekaan terhadap sinar UV (ultra –violet), seperti sinar matahari atau sumber lainnya. Reaksi yang khas biasanya berupa peradangan pada kulit, tetapi juga demam, kelelahan, sakit persendian dan gejala-gejala SLE lainnya. Pada beberapa kasus , sinar matahari dapat menyebabkan gangguan ginjal.


Dokter apa yang dapat mendiagnosa SLE?
Bila semua kriteria terpenuhi sekaligus, semua ahli medis(dokter umum, spesialis penyakit dalam, dokter anak)dapat membuat diagnosa yang tepat. Tetapi, seperti sudah diketahui, seringkali gejala timbul satu persatu sehingga tidak dapat langsung didiagnosis. Dalam hal ini perlu berkonsultasi dengan rheumatologis.


Bagaimana SLE dapat didiagnosa?
Ahli-ahli medis menggunakan daftar 11 kriteria ARA (American Rheumatism Association) untuk membantu mendiagnosa SLE.
Seseorang perlu memenuhi setidak-tidaknya 4 dari 11 kriteria untuk memastikan diagnosis.
1. Ruam (bercak-bercak) diskoid
2. Ruam malar (di pipi)
3. Radang selaput dalaman, selaput paru atau jantung
4. Kelainan ginjal: protein dalam air kencing melebihi 500mg/ 24 jam
5. Radang sendi non-erosif pada 2 sendi atau lebih
6. Kelainan darah: anemia, leukopenia, trombositopenia
7. Fotosensitifitas
8. Kelainan sistem saraf:kejang atau kelainan jiwa
9. Sariawan di rongga mulut dan tenggorokan
10. Kelainan immunologi (anti ds-DNA positif, anti-antibodi sm positif, atau tes terhadap sifilis palsu atau sel LE positif)
11. Kadar antibodi-antinuklir abnormal
Tes ANA biasanya digunakan sebagai
screening test SLE. Diketahui, 95 % penderita SLE mempunyai hasil positif tes ANA. Oleh karena itu, bila seseorang menunjukkan gejala-gejala SLE, tetapi tes ANA-nya negatif, biasanya itu dianggap bukti yang cukup kuat bahwa lupus merupakan penyebab timbulnya gejala-gejala tersebut. Di lain pihak, bila tes ANA positif, belum berarti bahwa seseorang menderita lupus. Hasil positif itu hanya indikator, bukan diagnostik.
Keadaan seperti ini dapat ditemukan pada penyakit-penyakit lain, seperti: Rheumatoid arthritis, Sjorgen’s (show-grens) syndrome, Scleroderma, Penyakit-penyakit menular (mononucleosis, malaria, subacute bacterial endocarditis), Penyakit-penyakit autoimmune(penyakit autoimmune thyroid, penyakit autoimmune liver)


Mengapa SLE sangat sukar didiagnosa?
Ada beberapa alasan:
§ Systemic lupus adalah penyakit multi system. Sebelum penyakit jenis ini dapat didiagnosa, harus timbul gejala pada bagian-bagian tubuh dahulu. Lalu penelitian laboratorium harus mengidentifikasikan kehadiran penyakit multi system ini.
§ Penyakit ini tidak berkembang sekaligus, tetapi perlahan-lahan seiring dengan waktu. Gejalanya timbul dan hilang silih berganti,dan pada umumnya memakan waktu yang cukup lama untuk akhirnya dapat diindikasi kehadirannya. Jarak waktu tersebut berbeda-beda pada setiap kasus, kadang-kadang memakan waktu berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.
§ Systemic lupus juga terkenal dengan sebutan “Great Imitator” (peniru yang hebat) karena dapat meniru berbagai macam penyakit dan keadaannya.
§ Tidak adanya tes khusus untuk mendiagnosa Lupus. Seringkali, orang yang didapatkan positif lupus (dari tes anti nuclear antibody) ternyata tidak mengidap penyakit tersebut.


Bagaimana pasien bisa mengetahui bahwa lupusnya sedang aktif?
Bila lupus sedang kambuh, pasien bisanya dapat merasakan kembalinya gejala yang telah mereka alami sebelumnya. Tetapi kadang-kadang muncul juga gejala yang baru. Ini termasuk:demam, sakit persendian, pembengkakan persendian, cepat capai, kurang nafsu makan, rambut rontok, pedih atau borok pada lubang hidung atau mulut. Suhu tubuh diatas 38 derajat celcius, bukan karena infeksi, juga merupakan tanda-tanda.


Kapan sebaiknya pasien memberitahu dokternya?
Anda sebaiknya memberitahu dokter secepatnya bila terjadi perubahan pada gejala anda, atau bertambahnya parah lupus. Seperti misalnya:
§ Darah pada waktu buang air besar atau pada muntah.
§ Sakit perut yang parah
§ Sakit dada
§ Serangan mendadak
§ Timbul demam atau bila suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya
§ Lecet atau perdarahan pada tubuh anda
§ Perubahan mood
§ Gejala kombinasi seperti sakit kepala dengan leher kaku dan demam.
Kombinasi seperti ini dapat gawat sehingga anda perlu memperingati dokter anda secepatnya. Hal-hal lain yang mengharuskan anda berkonsultasi dengan dokter. Misalnya bila anda telah mencoba obat-obatan baru untuk beberapa saat seperti dianjurkan dokter, tetapi keadaan anda tidak menjadi lebih baik, atu bahkan malah memperburuk. Beritahu dokter anda secepatnya.


Adakah cara untuk memperlambat perkembangan lupus atau bahkan mencegahnya?
Kalau memang lupus sedang berkembang di tubuh anda, tidak ada cara untuk mencegahnya.
Tetapi anda dapat melakukan hal-hal tersebut di bawah ini:
§ Mengenali lupus sebaik mungkin, sehingga bila gejala mulai bertambah banyak, anda dapat mengenalinya dan memperingati dokter anda.
§ Banyak istirahat dan latihan kebugaran
§ Sikap makan yang seimbang
§ Menghindari cahaya matahari yang berlebihan
§ Berusaha menangani stress secara efektif
§ Mematuhi saran-saran dokter anda


Apakah lupus penyakit yang fatal?
Secara umum lupus bukanlah penyakit yang fatal.faktanya dengan pengobatan dan penelitian close follow up, 80-90 % pasien lupus dapat hidup dengan normal.


Apakah lupus dapat disembuhkan?
untuk saat ini tidak diketahui cara menyembuhkan lupus, kecuali adanya metode perawatan yang efektif.


Apa yang biasanya menjadi penyebab pasien lupus meninggal?

Kebanyakan adalah infeksi dan kegagalan ginjal.


Jika pasien lupus didiagnosa lupus anticoagulant. Apakah artinya dia menderita Systemic lupus eritematosus (SLE)?

Lupus anticoagulant dikategorikan sebagai tipe antiphospholipid yang pertama dideteksi pada penderita lupus. Baru kemudian diketahui bahwa bukan penderita lupuspun memproduksi antibody ini. Kenyataannya, 50 % dari orang yang mempunyai antiphospholipid tidak menderita lupus. Jadi bila seseorang mempunyai antibody lupus anti coagulant bukan berarti ia akan menderita SLE.
Ada sindrom yang dinamakan ‘primary antiphospholipid syndrom” (PAPS). Istilah ini digunakan untuk menggambarkan orang yang tidak menunjukkan gejala SLE tetapi memproduksi anti body antiphospholipid seperti lupus anticoagulant dan/atau antibody anti-cardiolipin dan kemudian mengalami masalah pembekuan darah, keguguran, atau thrombocytopenia (jumlah platelet rendah). Mereka yang mengalami PAPS bukan penderita lupus.


Apakah Lupus sama dengan AIDS?
Tidak. Pada AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) sistem kekebalan kurang aktif, tidak sempurna. Pada Lupus sistem kekebalan terlalu aktif memproduksi antibody yang sangat banyak. AIDS menular, sedangkan lupus tidak. Mayoritas orang yang didiagnosa dengan AIDS meninggal karena penyakit ini. Sedangkan mayoritas penderita lupus hidup sampai batas umur yang normal

 
Apakah pasien lupus dapat mendapat kanker?

Kemungkinan Odapus mendapat kanker sama besar seperti orang-orang lain pada umumnya. Tetapi mereka yang pernah menggunakan obat-obatan chemotherapy tertentu memang membawa resiko kanker di masa yang akan datang.


Bagaimana perawatan kanker pada pasien lupus?
Kanker dapat diobati dengan cara: operasi, penyinaran dan atau chemotherapy.
Semua penderita lupus yang pernah mengalami operasi kanker harus dipantau secara dekat oleh ahli medis dan/atau rheumatologis untuk melihat perkembangan lupus selama periode itu. Pasien yang menerima therapy steroid dan prosedur operasi, dosis steroidnya harus disesuaikan selama waktu menjelang operasi dan dikembalikan perlahan-lahan setelah operasi. Bila seseorang akan dioperasi dan masih menggunakan nonsteroidal anti-inflammatory atau aspirin, yang kedua-duanya dapat mempengaruhi proses pembekuan darah, harus menghentikan obat-obatan ini sebelum operasi untuk membatasi perdarahan.


OBAT
Obat-obatan apa saja yang dapat menyebabkan DIL?

Obat-obatan yang sudah terbukti dapat menyebabkan DIL:
§ Procainamide, nama dagang Procan atau Pronestyl, digunakan pada gangguan detak jantung.
§ Hydralazine, nama dagang Apresoline atau Apresazide, digunakan pada tekanan darah tinggi.
§ Isoniazid, nama dagang INH, untuk TBC
§ Quinidine, untuk gangguan detak jantung
§ Phenytoin, nama dagang Dilantin, untuk kejang-kejang.


Apakah penderita SLE atau cutaneus lupus sebaiknya menghindarai obat-obatan yang berhubungan dengan DIL?
Sebagian besar obat-obatan yang berhubungan dengan DIL dapat digunakan oleh penderita SLE atau cutaneus lupus, bila tidak ada alternatif lainnya.


Bagaimana cara merawat lupus?
Titik berat perawatan lupus adalah mengurangi peradangan. Ada 4 besar obat-obatan yang digunakan:
§ Obat-obatan non-steroidal anti inflammatory, seperti ibuprofen (advil & motrin), naproxen, naprosyn (aleve), clinoril, feldene, voltaren.
§ Obat-obatan corticosteroid, seperti prednison, prednisolone, medrol, deltasone, cortison, dll.
§ Obat-obatan anti malaria sangat efektif untuk persendian yang sakit, luka kulit dan borok di dalam hidung atau mulut. Obat anti malaria yang sering diberikan adalah plaquonil (hydroxichloroquine).
§ Immunosuppressants/ chemotherapy, umumnya digunakan pada mereka yang mengalami kambuh yang parah(organ tubuh terkena), atau untuk menurunkan penggunaan dosis steroid. Obat ini untuk menyetop over aktifitas sistem kekebalan dan juga membantu membatasi kerusakan yang terjadi dan mengembalikan fungsi organ. (lupus bukan sejenis cancer)
Mayoritas pasien lupus dirawat dengan menggunakan ketiga obat-obatan pertama. Digunakan sekaligus atau sendiri-sendiri. Karena reaksi tiap orang terhadap suatu obat berbeda-beda, biasanya perlu beberapa waktu untuk mengetes kecocokan atau ketidakcocokan seseorang pada obat-obatan tertentu. Seringkali para ahli mencoba secara satu persatu, melihat hasilnya sebelum mengganti dosis atau ke obat lain.


Adakah obat-obatan yang sebaiknya dihindari penderita lupus?
Tidak ada obat yang sangat tepat atau sangat tidak tepat bagi pasien SLE.

Dokter anda harus memperhatikan faktor alergi terhadap obat-obatan tertentu, dan mempelajari hubungan antara masa kambuh dan hormon estrogen atau pil KB.
Pasien terutama harus berhati-hati pada obat-obatan antibiotik sulfa(Bactrim, gantrisin, septra)sering diberikan pada orang yang mengalami gangguan infeksi pada saluran kencing, dan dapat menambah kepekaan penderita lupus terhadap sinar matahari, mengakibatkan rendahnya jumlah darah merah yang biasanya diikuti kambuhnya penyakit.


Apa yang dapat Pasien lupus lakukan jika obat penghilang rasa sakit tidak terasa efeknya lagi?
Ada yang dapat memanfaatkan panas, atau justru dingin. Lainnya merasa jika mereka bisa mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit, akan sangat membantu.


Apakah hormon dapat membuat lupus kambuh?
Tidak diketahui secara pasti. Ada beberapa pengalaman pribadi dimana lupus kambuh pada masa kehamilan, masa datang haid, penggunaan pil KB, dan therapy pergantian hormon. Diduga hormon mempunyai peranan, tetapi tidak diketahui secara pasti. Perbandingan penderita lupus antara perempuan dan laki-laki adalah 9:1, jadi peranan hormon pada sistem kekebalan tubuh kemungkinan ada.


POLA HIDUP

Hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasien SLE?

§ Diet: tidak ada diet khusus untuk lupus. Sebaiknya memang pasien lupus mengikuti diet yang disarankan american heart association atau american cancer society. Keduanya berkadar lemak rendah, kadar garam rendah, dan sedikit gula halus. Selain itu keduanya seimbang karena mengandung jumlah yang cukup dari beraneka ragam jenis makanan. Jenis makanan tertentu yang mengakibatkan kambuhnya gejala lupus anda, tentu harus dihindari.


§ Vitamin: Umumnya multi-vitamin tambahan sudah cukup, tetapi konsumsi vitamin yang berlebihan dapat membahayakan dan harus dihindari. Calsium supplement untuk mencegah penipisan tulang (osteoporosis) sangat baik. Pasien yang memakai methotrexate seringkali dianjurkan untuk minum folic acid sebgai tambahan.


§ Olah-raga: berolahraga secara teratur dianjurkan pada setiap pasien lupus, khususnya bila mereka sedang sehat dan fit. Jalan kaki, berenang, bersepeda, dan olah raga aerobic lainnya sangat baik. Tetapi berhati-hatilah, hindari rasa capai yang berlebihan.


§ Kecapaian: bila lupus anda sedang aktif, anda akan sering merasa letih. Sangatlah penting mengetahui kapan tubuh anda memerlukan istirahat. Karena istirahat yang cukup sangat penting pada saat seperti itu. misalnya tidur siang, menyesuaikan kegiatan anda, dan menyusun prioritas anda. Menyesuaikan diri terhadap kondisi ini melatih anda untuk mengatur ritme kegiatan anda sehari-hari. Latihan aerobic secara teratur membantu daya tahan tubuh anda, biasanya sangat membantu jika anda sedang mengalami kelelahan. Hindari berolah raga dengan berlebihan bila anda merasa sedikit demam atau tanda-tanda penyakit yang cukup aktif lainnya.


§ Tidur:Banyak-banyak tidur. Tetapi jangan lupa bila kondisi anda sedang membaik sebaiknya anda kembali melakukan kegiatan-kegiatan seperti sebelumnya secara perlahan-lahan. Tidur siang atau tidur sebentar dapat sangat menolong. Sangat penting beristirahat yang cukup pada malam hari dan tidak terlalu sibuk pada siang hari , supaya anda tidak menjadi terlalu letih.


§ Obat-obatan: gunakan obat-obatan yang dianjurkan dokter anda. Bila terjadi efek sampingan, beritahu dokter anda. Berusahalah mengetahui kegunaan obat-obatan yang anda gunakan, sehingga anda dapat memantau hasilnya. Bila tidak beritahu dokter anda.


§ Jadwal kerja: jenis pekerjaan yang dapat dilakukan penderita lupus sangat bermacam-macam. Banyak pasien lupus yang sanggup melakukan pekerjaan full time, sedangkan ada yang harus mengurangi jadwal mereka. Malahan ada yang sama sekali tidak sanggup bekerja dan memilih mengambil pesangon .


Apakah stress mempengaruhi lupus
Tidak diketahui secara pasti. Ada beberapa pengalaman pribadi dimana lupus kambuh pada saat atau setelah periode stress. Tetapi untuk membuktikannya diperlukan penelitian ilmiah.


Bagaimana mengatasi rambut rontok yang disebabkan radang kulit kepala?
Bila hasil biopsi menunjukkan kondisi kulit kepala yang cukup parah, kemungkinan untuk mendapatkan rambut seperti sedia kala sangat kecil. Bila tidak parah, pengobatan dengan corticosteroid dan/atau obat-obatan anti malaria dapat membantu memulihkan keadaan rambut. Bila Lupus sedang tidak kambuh, biasanya rambut akan tumbuh kembali.

 
Bagaimana cara menutupi bekas radang pada kulit wajah?
A: Ada beberapa “covermark make-up” komersial yang tersedia, yang mungkin dapat membantu.


Bagaimana mencegah bertambahnya berat badan yang diakibatkan prednison?
Bertambahnya rasa lapar adalah efek sampingan dari therapy corticosteroid. Seringkali dengan menyadari hal ini orang dapat mengendalikan kenaikan berat badan. Bila anda menggunakan steroid atau bila dosis steroid anda dinaikkan, anda dapat merencanakan diet yang sehat dan bertahan dengan itu. inilah beberapa cara untuk mengatasi rasa lapar anda:
§ minum segelas besar jus sayur yang berkadar sodium (garam) rendah
§ makan semangkuk popcorn rebus atau yang berkadar lemak rendah
§ makan sepiring sayuran mentah dengan krim berkadar lemak rendah
§ bila memungkinkan berjalan kaki
§ minum secangkir kopi susu tanpa kafein
makanan pengganti berkadar lemak rendah dapat mengurangi jumlah kalori yang anda konsumsi dan menekan kenaikan berat badan anda. Anda juga dapat mengurangi penumpukan air dalam tubuh dengan membatasi pemakaian sodium dan atau garam. Caranya dengan menghindari makanan yang telah diproses lebih dahulu seperti sosis, bacon, fast food.
Kalaupun tidak bisa dihindari periksalah kandungan sodiumnya per porsi, jangan melebihi 140-200mg. Bila akan menyantap makanan yang telah dibekukan terlebih dahulu, jangan lebihi total 500-700 mg sodium. Pilihlah makanan yang segar karena kadar sodiumnya yang lebih rendah.


Mungkinkah Odapus mempunyai anak?
Tidak ada alasan mengapa penderita lupus tidak boleh hamil bila tidak ada organ tubuhnya sakit parah atau bila tidak menjalani therapy immunosuppressive. Tetapi harus disadari adanya resiko peningkatan aktivitas penyakit selama 3 sampai 4 minggu setelah kehamilan terjadi. Karena itu pasien lupus yang sedang hamil harus dimonitor setiap saat oleh obstetrian yang berpengalaman dengan kehamilan beresiko tinggi, dan juga oleh dokter lupus mereka. Menurut statistik, 50 % kehamilan lupus berjalan normal, 25 % akan melahirkan bayi sehat secara prematur, dan sisanya akan mengalami keguguran atau kematian dalam kandungan.

 
Bagaimana nasib anak penderita lupus?

Masa depan anak-anak kecil maupun dewasa penderita SLE sudah sangat membaik dibandingkan 20 tahun yang lalu. Dengan therapy modern, anak-anak sanggup mengatasinya seperti orang dewasa.


Apakah pasien lupus akan menjadi cacat dan menggunakan kursi roda?
Lupus arthritis umumnya tidak menyebabkan kecacatan pada persendian. Kadang-kadang avascular necrosis dari tulang, berhubungan dengan steroid dan lupus, mengharuskan operasi penggantian pinggul atau lutut.

 
Apakah pijat cukup aman bagi penderita lupus?
Ya, kalau anda merasakan manfaatnya. Kalau tidak sebaiknya dihindari.


Apakah akupunktur dapat membantu?
Banyak cerita pasien yang merasakan manfaat akupunktur. Ini juga merupakan pengobatan alternatif gejala lupus yang memerlukan penelitian lebih lanjut. Tetapi, umumnya para ahli medis tidak terlalu kagum dengan manfaat akupunktur.


Apakah ada jamu-jamuan atau vitamin yang direkomendasikan untuk pasien lupus?
Kami tidak merekomendasikan jamu-jamuan atau vitamin tertentu. Karena ini daerah yang masih perlu penelitian ilmiah lebih lanjut. Anda harus tetap berhati-hati, karena beberapa jenis jamu mempunyai kandungan yang cukup berbahaya.

http://alkind.wordpress.com/2008/03/15/all-bout-lupus-sle/

cara mengobati batuk secara tradisional

Berikut adalah tanaman-tanaman yang dapat digunakan sebagai terapi
batuk secara tradisional:


1. Kencur (Kaempferia galanga)
Kencur dikunyah, dihisap-hisap airnya atau setelah lumat ditelan semuanya jika suka.


2. Asam Jawa (Tamarindus Indica L.)
Daging buah asam Jawa diseduh dengan air panas, tambahkan sedikit
gula merah, diminum pagi dan sore setelah larutan dingin.

3. Wortel (Daucus carota)
Wortel diparut dan diambil sarinya lalu diminum 2 kali sehari.

4. Mengkudu (Morinda citrifolia)
Buah mengkudu yang dilumatkan diberi dua gelas air panas,
disaring dan dibubuhi air jeruk nipis. Minum 3 kali sehari.

5. Jahe (Zingiber officinale)
Jahe dibakar dan dimemarkan, direbus bersama-sama adas, kayu
manis, cengkeh, dan gula aren, saring. Ramuan lainnya adalah
dengan membakar 15 gram jahe selama 15 menit kemudian dimemarkan.
Seduh dengan 1 gelas air panas dan tambahkan 1 sendok makan madu.

6. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)
Air perasan jeruk nipis ditambah madu secukupnya. Selain itu
seperti dijelaskan di atas, ramuan jeruk nipis-kecap atau jeruk
nipis-garam dapat membantu meredakan batuk.

7. Lidah buaya (Aloe vera)
Empulur lidah buaya dipotong kecil-kecil dicampur dengan madu,
diminum 3 kali sehari sebanyak 1 sendok teh.

8. Sembung (Blumea balsamifera)
Daun sembung dan daun jinten diiris-iris, direbus bersama cengkeh,
kemukus, kapulaga, kayu manis, dan adas sebanyak 3 gelas hingga 2
gelas.

9. Sirih (Piper bettle)
Lima lembar daun sirih bersama cengkeh, kapulaga, kemukus, dan
kayu manis direbus.

10. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi)
Segenggam bunga belimbing ditambah gula batu direbus dengan
segelas air hingga tinggal ? gelas, diminum pagi dan sore. Atau
dapat pula dengan ramuan larutan belimbing wuluh dengan merebus
1 gelas air bersama 11 gram buah belimbing, dan 5 gram gula jawa.
Setelah 15 menit, larutan bisa diangkat dan disaring. Larutan ini
bisa untuk konsumsi 1 hari, dua kali minum.

11. Meniran (Phyllanthus niruri)
Tiga sampai tujuh pohon tumbuhan lengkap ditumbuk halus, kemudian
rebus dengan tiga sendok makan air. Air rebusannya dicampur madu
1 sendok makan, diminum sekaligus.

12. Singawalang (Petiveria alliacea)
Lima lembar daun singawalang ditumbuk halus sampai seperti bubuk
lalu diseduh dengan setengah gelas air panas, bubuhi garam dan
gula merah secukupnya. Aduk sampai bahan-bahan itu larut, lalu
disaring, setelah masih hangat diminum, sehari cukup minum dua
kali saja.

13. Saga (Abrus precatorius)
Daun saga manis bersama-sama kayu manis, cengkeh, adas, pulasari,
dan bawang merah serta gula batu, direbus


http://obatbatuk.blogspot.com/2008/12/cara-tradisional-mengobati-batuk.html
AddThis

Jangan Abaikan Batuk

Penyebab Batuk

Batuk sebenarnya merupakan bentuk reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan. Benda asing yang dimaksud bisa berupa debu, lendir, atau benda asing lainnya. Ini sebenarnya merupakan reaksi normal dan berfungsi untuk melindungi diri kita.
Batuk merupakan pengusiran udara secara kasar untuk membersihkan paru-paru dari zat yang berbahaya ketika saluran pernapasan mulai terganggu. Batuk dapat pula menjadi upaya yang disengaja untuk membersihkan tenggorokan. Namun, yang perlu diingat, batuk dapat menyebarkan kuman yang menyebabkan penyakit.
Batuk ringan yang umum menimpa kita adalah batuk karena masuk angin atau batuk gejala influenza yang biasanya terjadinya saat perubahan musim. Batuk seperti ini biasanya tidak lama, setelah cukup beristirahat atau minum obat bebas di pasaran, gejalanya akan mereda dan hilang.

Penyakit Penyebab Batuk

Tetapi, bila batuk tidak sembuh-sembuh dalam jangka waktu yang lama, mungkin penyebab batuk tersebut merupakan penyakit yang perlu diwaspadai. Seperti bersin, batuk juga bisa menyebarkan penyakit. Berikut ini beberapa penyakit yang sering dicirikan oleh batuk.
  • TBC (Tuberkolosis / TB)

    Penyakit ini menyerang paru-paru dan menular. Merupakan penyakit yang mematikan bila tidak segera diobati atau tidak rutin mengobatinya. Penderitanya akan mengalami batuk yang cukup sering baik pada waktu siang maupun malam. Ciri lain adalah tubuh penderita yang semakin kurus. TB tidak hanya menyerang orang dewasa, karena banyak ditemukan anak-anak yang terjangkit penyakit ini.
  • Asma

    Asma merupakan penyakit karena adanya penyempitan pada saluran pernapasan. Pemicunya bisa bermacam-macam dan berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Beberapa pemicu asma adalah debu, udara dingin, dan asap. Kenali pemicunya agar sebisa mungkin bisa dicegah serangan asma pada penderita. Gejala yang biasa timbul adalah batuk atau sesak nafas akan meningkat pada malam hari. Penyakit ini merupakan penyakit kambuhan, maka untuk penderita asma sebaiknya selalu disiapkan pelega pernafasan mirip inhaler yang dapat dihisap setiap saat.
  • Pneumonia

    Bagian yang diserang pada penyakit ini adalah paru-paru. Biasa dikenal dengan istilah paru-paru basah, karena bila terserang penyakit ini, paru-paru menjadi radang dan terinfeksi dan mengakibatkan pada paru-paru terdapat air atau lendir. Selain batuk-batuk, gejala lainnya adalah demam tinggi dan menggigil. Segera konsultasikan ke dokter atau rumah sakit agar segera ditangani.
  • Pertusis

    Pertusis dikenal juga sebagai batuk rejan. Batuk ini disebabkan bakteri jahat yang menyebabkan infeksi paru-paru. Ciri pada batuk terus menerus selama beberapa kali dan diakhiri dengan nafas terengah-engah. Batuk ini berbahaya bila menimpa anak kecil atau bayi, karena batuk yang terus menerus dan panjang dapat menyebabkan mereka kekurangan oksigen. Batuk yang dikenal juga dengan batuk rejan atau batuk 100 hari ini menular ketika percikan cairan hidung atau mulut orang yang terinfeksi penyakit ini mengenai orang lain yang selanjutnya dapat terinfeksi pula.
  • Bronkitis

    Penyakit ini disebabkan karena adanya infeksi virus pada saluran udara kecil paru-paru. Bila terkena penyakit ini, penderita akan batuk disertai suara seperti bersiul saat bernafas.
Jangan sepelekan bila batuk dialami terus-menerus. Segera konsultasikan ke dokter atau rumah sakit untuk mengetahui lebih jelas penyebab batuk tersebut. Membiarkan terlalu lama tanpa mendapat pengobatan yang tepat akan memperparah keadaan penderita. Selain itu, kebanyakan penyakit yang menyebabkan batuk bersifat menular sehingga dapat membuat anggota keluarga atau orang-orang yang ada di dekatnya terkena penyakit juga.
http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/286-penyebab-batuk.html

Daftar Blog


Silahkan Menjadi Follower Dan Dapatkan Info Yang Bermanfaat