MATA

MATA



Diagnose dan Perawatan

Seorang dokter akan melaksanakan suatu pemeriksaan fisik dan menyusun suatu sejarah medis pasien dan daftar dari gejala-gejala. Suatu pemeriksaan akan termasuk suatu pemeriksaan penglihatan. Juga, seorang dokter akan memeriksa gerakan mata dan memeriksa kelopak-kelopak mata dan reaksi dari pupil mata terhadap cahaya. Dokter juga mungkin menanyakan beberapa pertanyaan-pertanyaan seperti:
  • Kapan mulainya gejala-gejala ?
  • Gejala-gejala apa yang hadir ? Ini mungkin termasuk:
    • Kotoran-kotoran mata, panas ("terbakar"), gatal-gatal atau kepekaan cahaya
    • Mual atau muntah
    • Sakit kepala
  • Apakah penglihatan terpengaruh ?
  • Apakah kedua-dua mata terpengaruh atau hanya satu saja ? Jika hanya satu, yang mana ?
  • Apakah bagian putih mata terpengaruh atau bagian lain ?
  • Apakah kemerahan datangnya mendadak atau adakah sejarah kemerahan sebelumnya ?
  • Apakah ada nyeri mata ? Jika ya, apakah menjadi lebih parah dengan gerakan mata ?
  • Apakah rasanya ada sesuatu benda didalam mata ?
  • Apakah gejala-gejala menjadi parah pada waktu-waktu tertentu atau pada situasi-situasi tertentu ?
  • Apakah hidung tersumbat atau hidung berair mengiringi gejala-gejala berhubungan dengan mata ?
Jika suatu alergi atau allergic conjunctivitis dicurigai, pemeriksaan kadangkala akan terjadi untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab alergi spesifik yang memicu gejala-gejala.
Pemeriksaan-pemeriksaan lain yang berhubungan dengan mata mungkin dilaksanakan untuk memastikan apakah gejala-gejala berhubungan dengan suatu penyebab nonalergi, seperti suatu infeksi atau penyakit sistemik.
Ada banyak obat-obatan dengan resep atau bebas (over-the-counter) yang dapat membantu mengentengkan gejala-gejala berhubungan dengan mata. Gejala-gejala berhubungan dengan alergi-alergi dapat ditujukan paling baik dengan perawatan-perawatan yang mencegah atau mengentengkan reaksi-reaksi alergi. Pasien-pasien jangan meminum obat-obatan tanpa berkonsultasi dahulu dengan dokter. Penggunaan berlebihan dari beberapa 0bat-obatan dapat menyebabkan suatu efek yang memantul kembali, yang pada akhirnya membuat gejala-gejala memburuk daripada membaik.
Meskipun beberapa obat-obatan alergi diminum melalui mulut, yang lain-lainnya berbentuk obat tetes-obat tetes mata dan dapat dipakai langsung pada mata-mata. Adalah sangat penting untuk memastikan bahwa obat tetes mata tidak hanya mencapai mata, tetapi juga diserap sepenuhnya sehingga mata menerima faedah yang maksimal darinya.
Obat-obatan tetes mata spesifik yang digunakan untuk menghindari gejala-gejala alergi termasuk:
  • Antihistamines. Menghalangi kerja dari histamine, suatu pelepasan kimia sewaktu reaksi-reaksi alergia.
  • Mast cell stabilizers. Menstabilkan sel-sel mast (mast cells) dan menjaga mereka dari meledak (pecah) dan melepaskan histamine dan kimia-kimia lainnya.
  • Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). Membebaskan peradangan yang kadangkala mengiringi alergi-alergi.
  • Corticosteroids. Mengurangi peradangan. Bagaimanapun, mereka tidak diresepkan secara umum karena mereka dapat juga membuat infeksi-infeksi tertentu memburuk (seperti herpes). Mereka juga dapat memicu efek-efek samping seperti infeksi-infeksi sekunder, Glaucoma dan katarak-katarak. Jika mereka diresepkan, mereka seharusnya digunakan hanya untuk suatu waktu yang singkat dan dibawah pengawasan yang ketat dari seorang dokter.
  • Artificial tears (airmata tiruan). Ini dapat digunakan untuk mencuci penyebab-penyebab alergi dari mata-mata, dan untuk menjaga mata-mata kering tetap lembab.
  • Decongestants. Obat-obat ini mengurangi kemerahan dengan cara menyempitkan pembuluh-pembuluh darah merah didalam mata. Mereka tersedia sendiri-sendiri atau dalam kombinasi dengan antihistamines.
Kondisi-kondisi nonalergi yang berhubungan denga mata seringkali memerlukan perawatan-perawatan yang berbeda dari yang berhubungan denga alergi-alergi. Ini dapat termasuk:
  • Viral conjunctivitis. Kondisi ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah kira-kira 10 hari. Pasien-pasien harus sering mencuci tangan-tangannya dan menghindari meraba mata yang terpengaruhi atau mata-mata dari orang lain. Adakalanya, kornea akan menjadi meradang. Ini mungkin memerlukan steroid atau perawatan antivirus.
  • Bacterial conjunctivitis. Obat-obat tetes mata antibiotik dan/atau obat salep mungkin diresepkan.
  • Mata kering. Airmata-airmata tiruan adalah perawatan yang paling umum. Operasi Punctal occlusion mungkin digunakan, dimana suatu penyumbat ditempatkan disalah satu dari dua saluran antara mata dan hidung untuk menjaga airmata-airmata mengalir masuk kedalam hidung.
  • Iritasi. Pencucian mata sepenuhnya adalah perlu ketika gejala-gejala dipicu oleh kontak mata dengan pembersih-pembersih rumah tangga, sprays, asap, kabut campur asap dan bahan-bahan pengotor (pollutants).
Pasien-pasien dapat juga mengambil tindakan-tindakan lain untuk membebaskan gejala-gejala alergi dan nonalergi termasuk:
  • Menghindari paparan pada penyebab-penyebab alergi. Pasien-pasien dihimbau untuk mengambil langkah-langkah untuk membatasi paparan mereka pada penyebab-penyebab alergi. Contoh-contoh dapat termasuk berdiam didalam rumah ketika jumlah serbuk sari sangat tinggi, menjaga rumah tetap bersih untuk mengurangi tingkat-tingkat dari berbagai penyebab-penyebab alergi dan penyebab-penyebab iritasi dan mencuci tangan segera setelah memberi makan pada binatang-binatang peliharaan.
  • Menggunakan kompres dingin pada mata-mata untuk menghilangkan gejala-gejala. Dingin bertindak sebagai suatu alat penstabil sel mast (mast cell stabilizer) dan penyempit pembuluh (vasoconstrictor). Menggosok atau menggaruk mata hanya akan memperburuk gejala-gejala.
  • Gunakan airmata-airmata tiruan untuk menghilangkan lendir atau cuci penyebab-penyebab iritasi dari mata. Mendinginkan airmata-airmata tiruan membuat mereka lebih menenangkan ketika dipakai. Pasien-pasien umumnya dihimbau untuk menghindari tipe-tipe lain dari obat-obat tetes bebas (over-the-counter eyedrops), karena mereka lama-lama dapat memperburuk gejala-gejala.
  • Hilangkan kerak-kerak kelopak mata dengan melunakkan mereka dengan kompres hangat dan gunakan shampoo bayi untuk membersihkan mereka.
  • Jangan memakai makeup mata sampai gejala-gejala mereda. Jika suatu infeksi hadir, makeup mata seharusnya dibuang dan digantikan.
  • Jangan gunakan lensa kontak (contact lenses) ketika gejala-gejala hadir. Jika suatu infeksi hadir, lensa-lensa lama seharusnya dibuang dan digantikan.
  • Istirahatkan mata-mata dan hindari cahaya-cahaya terang.
Jika obat-obatan dan penghindaran gagal untuk membebaskan gejala-gejala berhubungan dengan mata, suntikan-suntikan alergi/allergy shots (immunotherapy) dapat dipertimbangkan. Suntikan-suntikan alergi (allergy shots) adalah suatu bentuk perawatan alergi dan asma dimana dosis-dosis kecil dari suatu penyebab alergi disuntikk pada pasien melalui suatu periode waktu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan toleransi pasien pada penyebab-penyebab alergi sembari mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan oleh suatu reaksi alergi.

Metode-Metode Pencegahan Gejala-Gejala Berhubungan Dengan Mata

Cara terbaik untuk mencegah gejala-gejala berhubungan dengan mata adalah menghindari penyebab-penyebab alergi, penyebab-penyebab iritasi dan kuman-kuman yang menyebabkan gejala-gejala. Ini harus dilakukan sebisa mungkin. Saran-saran lain untuk mencegah gejala-gejala berhubungan dengan mata termasuk:
  • Seringkali mencuci tangan untuk mengurangi alergi dan pencemaran yang berinfeksi. Kuman-kuman dan penyebab-penyebab alergi dapat dengan mudah dipindahkan dari jari-jari tangan ke mata.
  • Jangan menggosok mata-mata, karena ini hanya akan mengiritasi mereka dan memperburuk kondisi.
  • Gunakan kacamata diluar ruangan untuk melindungi mata-mata dari penyebab-penyebab alergi dan penyebab-penyebab iritasi lainnya.
  • Gunakan kacamata sebagai pengganti lensa kontak selama musim alergi.
  • Cuci sesering mungkin seprei dan sarung-sarung bantal didalam air panas dan detergent untuk mengurangi penyebab-penyebab alergi. Hindari produk-produk dari bulu-bulu binatang jika ada alergi terhadapnya.
  • Hindari memakai makeup mata. Bagi mereka yang memilih tetap menggunakan makeup, jangan sekali-kali berbagi (memakai bersama) produk dengan orang lain.

Sistim Pencernaan

Sistim Pencernaan



Pencernaan

Pencernaan adalah proses yang kompleks yang merubah makanan yang anda makan kedalam energi yang anda butuhkan untuk kelangsungan hidup. Proses pencernaan juga melibatkan menciptakan limbah yang dieliminasikan.
Saluran pencernaan adalah suatu saluran panjang yang berliku-liku yang mulai dari mulut dan berakhir pada dubur (anus). Ia terbuat dari satu rangkaian otot-otot yang mengkoordinasikan gerakan dari makanan dan sel-sel lain yang memproduksi enzim-enzim dan hormon-hormon untuk membantu mengurai makanan. Sepanjang jalan ada tiga organ-organ lain yang diperlukan untuk pencernaan: hati, kantong empedu dan pankreas.

Stop 1: Mulut

Mulut adalah permulaan dari saluran pencernaan, dan kenyataannya, pencernaan mulai disini sebelum anda bahkan melakukan gigitan pertama dari makanan. Bau dari makanan memicu kelenjar air liur dalam mulut anda mengeluarkan air liur, menyebabkan mulut anda berair. Ketika anda benar-benar merasaka makanannya, air liur bertambah.
Sekali anda mulai mengunyah dan menghancurkan makanan kedalam potongan-potongan cukup kecil untuk dicerna, mekanisme-mekanisme lain datang memainkan peran mereka. Lebih banyak air liur diproduksi untuk memulai proses penguraian makanan kedalam bentuk yang dapat diserap dan digunakan oleh tubuh anda. Sebagai tambahan, "juices" dihasilkan yang akan membantu penguraian makanan lebih lanjut.

Stop 2: Pharynx dan Kerongkongan (Esophagus)

Juga disebut tenggorokan, pharynx adalah bagian dari saluran pencernaan yang menerima makanan dari mulut anda. Bercabang dari pharynx adalah kerongkongan (esophagus), yang memawa makanan ke lambung, dan trachea atau pipa angin (windpipe), yang membawa udara ke paru-paru.
Tindakan menelan terjadi pada pharynx sebagian sebagai suatu refleks dan sebagian dibawah kontrol secara sukarela. Lidah dan langit-langit mulut yang halus mendorong makanan kedalam pharynx, yang menutup trachea. Makanan kemudian masuk ke kerongkongan (esophagus).

Kerongkongan adalah suatu saluran yang berotot yang memanjang dari pharynx dan dibelakang trachea ke lambung. Makanan didorong melalui kerongkongan dan kedalam lambung dengan bantuan dari suatu rangkaian dari kontraksi-kontraksi yang disebut peristalsis.

Tepat sebelum pembukaan dari lambung adalah suatu otot penting yang berbentuk cincin yang disebut lower esophageal sphincter (LES). Sphincter membuka untuk membiarkan makanan lewat kedalam lambung dan menutup untuk mempertahankan ia disana. Jika LES anda tidak bekerja dengan baik, anda mungkin menderita suatu kondisi yang disebut GERD, yang menyebabkan rasa uluhati terbakar (heartburn) dan regurgitation (perasaan makanan kembali keatas).

Stop 3: Perut dan Usus Kecil

Lambung adalah suatu organ seperti kantong dengan dinding-dinding yang berotot kuat. Sebagai tambahan untuk memegang makanan, ia melayani sebagai pencampur (mixer) dan penggiling (grinder) makanan. Lambung mengeluarkan asam dan enzim-enzim yang kuat yang meneruskan proses penguraian makanan dan merubahnya ke suatu cairan atau pasta yang konsistensi. Dari sana, makanan bergerak ke usus kecil. Diantara makanan-makanan sisa-sisa yang tidak dapat dicairkan dilepaskan dari lambung dan diantar melalui sisa usus untuk dieliminasikan.

Terbuat dari tiga segmen -- usus dua belas jari (duodenum), jejunum dan ileum -- usus kecil juga mengurai makanan menggunakan enzim-enzim yang dilepaskan oleh pankreas dan empedu dari hati. Peristalsis juga bekerja pada organ ini, menggerakkan makanan terus dan mencampurnya dengan pengeluaran-pengeluaran pencernaan dari pankreas dan hati, termasuk empedu. Duodenum sebagian besar bertanggung jawab untuk proses penguraian secara terus menerus, dengan jejunum dan ileum terutama bertaggung jawab untuk penyerapan nutrisi-nutrisi kedalam aliran darah.

Suatu nama yang lebih teknis untuk bagian proses ini adalah "motility" karena ia melibatkan menggerakkan atau mengosongkan partikel-partikel makanan dari satu bagian ke bagian berikutnya. Proses ini adalah sangat tergantung pada aktivitas dari suatu jaringan yang besar dari syaraf-syaraf, hormon-hormon dan otot-otot. Persoalan-persoalan apa saja dengan komponen-komponen ini dapat menyebabkan suatu kondisi-kondisi yang beragam.

Ketika didalam usus kecil nutrisi-nutrisi dari makanan diserap melalui dinding-dinding usus kedalam aliran darah. Apa yang tersisa (limbah) bergerak kedalam usus besar.
Segala sesuatu diatas usus besar disebut saluran pencernaan bagian atas (upper Gastrointestinal tract). Segala sesuatu dibawahnya adalah saluran pencernaan bagian bawah (lower Gastrointestinal tract).

Stop 4: Usus Besar (Colon), Rektum (Rectum) dan Dubur (Anus)

Usus besar (colon) adalah suatu saluran berotot yang panjangnya lima sampai tujuh kaki yang menghubungkan usus kecil ke rektum. Ia terbentuk dari usus besar yang naik (kanan), usus besar yang melintang (transverse), usus besar yang turun (kiri) dan sigmoid colon, yang menghubungkan ke rektum. Usus buntu (appendix) adalah suatu saluran kecil yang dicantelkan pada usus besar yang naik. Usus besar adalah suatu organ yang sangat khusus yang bertanggung jawab untuk memproses limbah sehingga pengeluaran limbah mudah dan menyenangkan.

Feces, atau limbah yang tertinggal dari proses pencernaan, lewat melalui usus besar dengan bantuan dari peristalsis, pertama dalam suatu kondisi cair dan akhirnya dalam bentuk padat. Ketika feces lewat melalui usus besar, segala air yang tersisa diserap. Feces disimpan di usus besar sigmoid (berbentuk S) hingga suatu gerakan massa mengosongkannya kedalam rektum, biasanya sekali atau dua kali sehari.

Biasanya itu memakan waktu 36 jam utuk feces dapat melewati usus besar. Feces sendiri kebanyakan adalah sisa-sisa/puing-puing makanan dan bakteri-bakteri. Bakteri-bakteri ini melakukan beberapa fungsi-fungsi yang bermanfaat, seperti mensintesis beragam vitamin-vitamin, memproses produk-produk limbah dan partikel-partikel makanan, dan melindungi terhadap bakter-bakteri yang membahayakan. Ketika usus besar yang turun menjadi penuh dengan feces ia mengosongkan isi-isinya kedalam rektum untuk memulai proses eliminasi.
Rektum adalah suatu ruang delapan inch yang menghubungkan usus besar ke dubur (anus). Rektum:
  • Menerima feces dari usus besar
  • Membiarkan seseorang mengetahui ada feces yang harus dikeluarkan
  • Menahan feces sampai pengeluaran terjadi
Ketika apa saja (gas atau feces) datang kedalam rektum, sensor-sensor mengirim suatu pesan ke otak. Otak kemudian memutuskan apakah isi rektum dapat dilepaskan atau tidak. Jika mereka dapat, sphincters mengendur dan rektum berkontraksi, mengeluarkan isi-isinya. Jika isi-isinya tidak dapat dikeluarkan, sphincters berkontraksi dan rektum menampung sehingga sensasinya hilang untuk sementara.
Dubur adalah bagian paling akhir dari saluran pencernaan. Ia terdiri dari otot-otot yang melapisi pelvis (pelvic floor muscles) dan dua otot-otot lain yang disebut anal sphincters (internal dan eksternal).

Pelvic floor muscle menciptakan suatu sudut antara rektum dan dubur yang memberhentikan feces untuk keluar ketika ia tidak diharapkan keluar. Anal sphincters menyediakan kontrol feces yang baik. Internal sphincter selalu ketat, kecuali ketika feces masuk kedalam rektum. Ia mempertahankan kita continent (tidak melepaskan feces) ketika kita tidur atau jika kita tidak sadar akan kehadiran feces. Ketika kita mendapat suatu keinginan untuk membuang air besar, kita mempercayakan pada external sphincter kita untuk menahan feces sampai kita dapat pergi ke toilet.

Bagi yang sudah menikah silahkan mencoba..!!!

coba jurus andalan ini!

Favorit 1 : Doggy Style Dengan Kaki Terangkat
Jika mencoba posisi doggy style, lakukan sedikit inovasi untuk lebih memuaskan pasangan. Perlahan angkat kaki istri dan jepit keduanya di antara paha Anda. Dengan cara ini Anda bisa mempenetrasi istri lebih dasyat dan testikel akan semakin lihai menyentuh klitoris. Anda bisa menambahkan pijatan lembut pada klitoris istri dan membuatnya semakin bergairah.

Favorit 2 ; Bermain Dengan Bantal
Baringkan istri di ranjang, tekuk lututnya dan biarkan kaki memijak kasur. Letakkan sepasang bantal di bawah bokongnya. Dengan posisi ini wanita akan lebih terpenetrasi dan klitoris akan semakin terstimulasi. Jika Anda melakukan dengan tepat, pasangan yang melakukan gaya ini bisa orgasme dalam waktu yang bersamaan. Seru bukan!

Favorit 3 : Gaya Sendok Terpisah
Wanita paling suka gaya ini karena suami terlihat perhatian ketika sedang bercinta. Lewat gaya ini Anda bisa melakukan manuver pada istri dengan lebih leluasa. Lain kali jika Anda menggunakan gaya sendok (tubuh pria berada di belakang wanita, namun letak wanita menghadap ke atas sedangkan pria ke samping) putar sedikit tubuh istri dan Anda akan mendapatkan akses menuju payudaranya. Angkat salah satu kakinya dan apit ke atas. Atau letakkan kaki istri di sela paha Anda
.
Favorit 4 : Penunggang
Gaya ini adalah dasar dari gaya tunggang wanita yang biasa dilakukan. Ketika Anda dalam posisi duduk dan istri berada di atas, atur posisi istri seperti setengah jongkok. Lipat lutut ke belakang dan atur pola gerakan penis sesuai kehendak. Jika istri merasa tak kuat menahan, tumpukan tangannya ke belakang. Dengan demikian Anda akan melihat pemandangan indah tubuh istri yang membuat seks makin memuncak
.
Favorit 5 : Berdiri
Jika lain kali Anda bercinta dengan posisi berdiri, coba gaya yang satu ini. Berdirilah di depan kaca dan nikmati pemandangan Anda yang sedang bercinta dengan pasangan. Berikan irama yang rutin. Turunkan lutut istri hingga tubuhnya membentuk sudut 90 derajat, usahakan posisi kaki selurus mungkin. Berdirilah di belakang istri dan mainkan penis Anda. Perlahan, mainkan pinggul ketika Anda melakukan gerakan maju mundur. Nikmati pemandangan tubuh istri Anda, mainkan sedikit suara dan tatap matanya. Akhirnya, berikan istri sedikit pukulan manis di bokong dan sentuh bokongnya.

Favorit 6 : Posisi 69
Posisi 69 ini adalah kegiatan oral seks. Tapi dari pada Anda hanya melakukan oral biasa, tambahkan sedikit tehnik. Jika biasanya salah satu pasangan akan berada di atas dan satunya di bawah, kini tak perlu pusing menentukan siapa yang di atas. Lakukan gaya 69 dengan kedua pasangan saling berhadapan dan sejajar di ranjang. Dengan ini pasangan akan lebih mundah melakukan manuver. Gunakan jari Anda untuk melakuan oral. Sentuh klitorisnya dan penetrasi dia. Lakukan apapun agar membuat ia kehilangan kendali. Tapi jangan berlebihan, bisa-bisa istri berhenti memainkan penis Anda
.
Seks bisa membuat hidup berubah terlebih lagi jika Anda dan pasangan menambahkan kesenangan yang lebih. Jadi lain kali jika Anda berencana untuk bercinta dengan istri, coba lakukanb beberapa gaya di atas.
Posisi mana yang menjadi favorit pasangan Anda???
Sumber : artikelpria[dot]com

Reumatoid Artritis si Penyakit Autoimun


Reumatoid artritis vs Asam Urat
Rheumatoid arthritis (RA) atau sering juga disebut artritis reumatoid (AR) merupakan salah satu jenis penyakit rematik yang merupakan penyakit autoimun. Jenis penyakit rematik bermacam-macam. Lebih kurang terdapat lebih dari 100 jenis penyakit rematik. Penyakit rematik memiliki gejala yang mirip satu dengan yang lain. Masyarakat umumnya menganggap semua penyakit rematik disebabkan oleh asam urat, padahal penyakit rematik karena asam urat (reumatoid gout) hanya terjadi sekitar 7% dari keseluruhan penyakit rematik. Penyakit reumatoid artritis merupakan salah satu penyakit rematik yang termasuk jarang dijumpai, namun bila tidak diobati, penyakit ini dapat mengakibatkan kecacatan sendi secara permanen.


Reumatoid Artritis si Penyakit Autoimun
Reumatoid artritis termasuk penyakit autoimun yang menyerang persendian tulang. Sendi yang terjangkit biasanya sendi kecil seperti tangan dan kaki secara simetris (kiri dan kanan) mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri dan kemudian sendi mengalami kerusakan. Kerusakan sendi sudah mulai terjadi pada 6 bulan pertama terserang penyakit ini, dan  cacat bisa terjadi setelah 2-3 tahun bila penyakit tidak diobati.


Penyakit autoimun terjadi karena adanya gangguan pada fungsi normal dari sistem imun yang menyebabkan sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri atau dikarenakan adanya kegagalan antibodi dan sel T untuk mengenali sel tubuhnya sendiri sehingga merusak sel tubuh sendiri karena menganggap sel tubuh merupakan benda asing.



Reumatoid artritis menyerang lapisan dalam bungkus sendi (sinovium) yang mengakibatkan radang pada pembungkus sendi. Akibat sinovitis (radang pada sinovium) yang menahun, akan terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi, tulang, tendon dan ligamen dalam sendi.


Peradangan sinovium menyebabkan keluarnya beberapa zat yang menggerogoti tulang rawan sel sehingga menimbulkan kerusakan tulang dan dapat berakibat menghilangnya permukaan sendi yang akan mengganggu gerak sendi. Dalam seminar yang diadakan Wyeth Indonesia  20 Mei 2009 lalu juga mengungkap bahwa artritis reumatoid dapat menyerang semua usia, dari anak sampai usia lanjut dan perbandingan wanita : pria adalah 3 : 1.


Gejala Reumatoid Artritis:
Terjadi peradangan pada sendi, terasa hangat di bagian sendi, bengkak, kemerahan dan sangat sakit. Biasanya pada banyak sendi, simetris, sendi terasa kaku di pagi hari. Selain itu, gejala lainnya adalah demam, nafsu makan menurun, berat badan menurun, lemah, dan anemia.


Pengobatan Rheumatoid Artritis
Bertindak sebagai nara sumber, Prof. Dr. dr. Harry Issbagio, SpPD-KR, K Ger menyatakan bahwa  belum ada obat yang menyembuhkan reumatoid artritis, dalam artian bila obat sihentikan, maka penyakit tidak kambuh lagi. Pengobatan reumatoid artritis ditujukan untuk:

  1. Mengurangi nyeri
  2. Mengurangi inflamasi
  3. Menghentikan kerusakan sendi
  4. Mencegah cacat
  5. Memperbaiki fungsi sendi
  6. Memperbaiki kualitas hidup
  7. Mencegah kematian dini
Dahulu, pengobatan reumatoid artritis hanya untuk menghilangkan gejalanya saja, seperti mengurangi bengkak,nyeri (pengobatan simptomatik). Dengan pengobatan untuk mengurangi gejala saja, cacat tetap terjadi.
Sekarang, pengobatan reumatoid artritis dimaksudkan untuk menghentikan penyakit agar tidak berlanjut, mencegah hilangnya fungsi sendi, dan mencegah cacat, sehingga dapat mencegah kematian prematur.
Di masa depan, pengobatan diarahkan untuk mengurangi penyakit meskipun pengobatan dihentikan.
Pengobatan RA dibagi dua, yaitu terapi menggunakan obat, dan terapi non obat seperti fisioterapi, psikologik, dan pembedahan.
Pengobatan dengan menggunakan obat pengubah perjalanan penyakit (disease modifying anti rheumatic drug/DMARD) seperti metroteksat, sulfasalasin, kloroquin dapat digunakan. Namun kekurangan dari penggunaan obat tersebut adalah efek samping yang ditimbulkan cukup besar, prosedur penggunaan cukup rumit, efek lambat, dan angka kegagalan yang cukup besar.


Prof. Dr. dr. Harry Isbagio, Sp.PD-KR - moderator - dr. Widjaja Kusuma (Wyeth)
Kiri-kanan : Prof. Dr. dr. Harry Isbagio, Sp.PD-KR - moderator - dr. Widjaja Kusuma (Wyeth)

Penggunaan agen biologi yang mekanisme kerjanya menginaktivasi sel T memiliki keuntungan bekerja lebih cepat, efek samping yang sedikit, dan angka keberhasilan yang cukup tinggi. Namun kekurangan penggunaan agen biologi dalam pengobatan RA adalah harganya yang cukup mahal bagi kebanyakan masyarakat. Yang perlu diingat adalah bahwa kunci keberhasilan pengobatan RA yaitu diagnosa dini dan pengobatan awal yang prograsif, yaitu sesegera mungkin menggunakan obat pengubah perjalanan penyakit (DMARD) bila diagnosa telah ditegakkan. reumatoid artritis belum dapat disembuhkan, namun dapat dikontrol sampai tercapainya tingkat remisi (sembuh sementara), di mana gejala penyakit terutama kerusakan sendi dapat dihentikan.

Gejala Depresi Pasien Rheumatoid Arthritis




Rheumatoid arthritis (RA) atau terkadang orang awam menyebutnya rematik adalah suatu penyakit inflamasi sistemik yang kronik.

Pasien biasanya mengalami gejala awal-gejala biasanya samar-samar, sepeti nyeri musculoskeletal (otot dan tulang) yang cepat berlalu dan morning stiffness (kaku pada pagi hari) yang berlangsung beberapa minggu atau bulan tanpa menghasilkan diagnosis. Penyakit ini dapat menyebabkan ketidakmampuan dan kecacatan, bahkan dalam kondisi penyakit yang masih awal.

RA juga dapat menyebabkan terjadinya perubahan moodpada penderitanya. Hal ini dapat terlihat dari beberapa kasus pasien RA yang ternyata juga disertai depresi. Sampai saat ini penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui. Penyakit ini biasanya mengenai membran sinovial dari berbagai sendi penghubung.

Prevalensinya pada populasi umum adalah sebesar 1-2%, dan perempuan menderita tiga kali lipat lebih banyak daripada pria. Biasanya penyakit ini bermula pada usia sekitar 20�40 tahun. Dahulu penyakit ini dianggap sebagai penyakit yang ringan, tapi saat ini terdapat kecenderungan penyakit ini mempertinggi angka kematian dan menyebabkan ketidakberdayaan yang berat sehingga pengobatan awal dan agresif sangat diperlukan.

Walaupun banyak penelitian baik di bidang genetik maupun imunologi, penyebab RA tetap tidak dapat diketahui pasti.Penelitian saat ini banyak memfokuskan pada kemungkinan bahwa penyakit ini merupakan hasil dari infeksi oleh organisme yang tidak diketahui, berlangsung secara genetik pada host (individu) yang rentan.

Penelitian yang berusaha untuk menjelaskan apakah stres akut mempunyai peranan dalam terjadinya RA mendapatkan hasil bervariasi. Beberapa penelitian mengatakan beberapa pasien akan memberikan sensitivitas berbeda terhadap suatu stress yang potensial. Adanya hendaya (ketidakmampuan) dalam hubungan interpersonal sangat bermakna dalam pengalaman yang penuh tekanan pada pasien-pasien rheumatoid arthritis.

Depresi dan Rheumatoid Arthritis
Kepustakaan mencatat beberapa penyakit yang mengenai sistem muskuloskeletal yang mempunyai peranan terhadap timbulnya depresi. Penyakit yang sering dihubungkan adalah osteoarthritis (OA), rhemautoid arthritis (RA), dan fibromyalgia.Abdel menyatakan dalam penelitiannya bahwa gejala depresi lebih banyak terdapat pada penyakit RA dibandingkan OA.

Lebih jauh dikatakan bahwa pada pasien rheumatoid arthritis terdapat sekurangnya seperempat atau lebih pasien yang menderita depresi. Data lain menyebutkan prevalensi depresi pada pasien RA berkisar 14% sampai 46%. Penelitian menyebutkan, gejala depresi lebih sering terdapat pada pasien RA daripada gambaran diagnosis depresi secara klinik.

Hal lain yang mungkin terjadi adalah karena keluhan RA dengan gejala depresi hampir mirip,yaitu kelelahan,mengantuk,hilang energi,dan pertanyaan berkenaan dengan hal ini terdapat pada kuesioner dan alat bantu tes psikologis. Ini dapat menyebabkan kejadian depresi pada pasien RA dipandang sebelah mata.

Penelitian yang dilakukan Abdel mencatat bahwa data demografik seperti status perkawinan dan masyarakat kota berhubungan dengan angka timbulnya gejala depresi pada pasien RA.Pasien yang tidak menikah akan lebih mudah mengalami gejala depresi berkenaan dengan penyakit RA daripada yang menikah.

Peneliti lain juga mengatakan bahwa tidak menikah merupakan faktor prediksi bermakna untuk timbulnya depresi pada pasien RA. Keadaan tempat tinggal pasien RA tidak pernah diteliti sebelumnya.Namun, berdasarkan penelitian Abdel, ternyata pasien RA yang tinggal di perkotaan lebih banyak yang mengalami depresi daripada yang tinggal di pedesaan. Kemungkinan faktor yang berhubungan dengan hal ini adalah kepuasan hidup dan mobilitas pasien.

Apa yang Dapat Dilakukan
Pengobatan penyebab dasar haruslah ditangani segera. Untuk itu pasien harus berkonsultasi secara tepat dengan ahlinya. Pasien dengan gejala yang mengarah ke diagnosis rheumatoid arthritis dapat berkonsultasi ke dokter penyakit dalam yang ahli di bidang rheumatologi (konsultan rheumatologi) atau bisa juga ke dokter penyakit dalam.

Depresi atau lebih tepatnya gejala depresi yang muncul akibat menderita rheumatoid arthritis biasanya akan membaik dengan semakin baiknya penyakit yang diderita oleh pasien. Pengobatan depresi menggunakan obat-obatan antidepresan yang mempunyai efek anti nyeri juga seperti golongan amitriptiline dan golongan serotonin norephineprine reuptake inhibitor dapat menjadi pilihan bila gejala depresi menetap dan menghambat proses rehabilitasi penyakit dasarnya.

Psikoterapi juga memegang peranan penting. Suatu penelitian mengatakan hasil yang baik yang didapatkan pada terapi kognitif pasien rheumatoid arthritis, baik untuk gejala depresinya maupun untuk gejala penyakit dasarnya. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama yang baik dari berbagai disiplin ilmu untuk menghasilkan harapan sembuh yang lebih baik lagi bagi pasien rheumatoid arthritis. (*)

dr Andri SpKJ
Psikiater Klinik Psikosomatik
RS Omni Internasional,
Alam Sutera 

Penanganan Dini Untuk RA (artritis rematoid )

Kalbe.co.id - Beberapa tahun belakangan ini, pandangan mengenai pasien yang baru didiagnosis menderita penyakit artritis rematoid (RA) meningkat secara dramatis, hal ini disebabkan beberapa kemajuan, seperti penggunaan dini disease-modifying, antirheumatic drugs (DMARD), penggunaan kombinasi beberapa DMARD, penggunaan DMARD biologik terutama anti tumor necrosis factor-α (TNF- α), dan pengetahuan mengenai peranan penting inflamasi pada komplikasi vaskular yang dapat menyebabkan kematian secara langsung. Sekarang ini, pasien yang didiagnosis RA lebih sedikit mengalami kecacatan; lebih sedikit membutuhkan joint replacement; atau meninggal karena penyakit aterosklerosis dini, yang berhubungan dengan RA-related systemic inflammation.
  
Penanganan RA secara dini dengan menggunakan DMARD merupakan standar yang berlaku dalam praktek dokter rematologi modern. Beberapa studi telah melaporkan bahwa penanganan RA dengan menggunakan kombinasi DMARD lebih baik dibandingkan dengan menggunakan DMARD tunggal secara sekuensial dalam menekan aktivitas penyakit dan menghambat destruksi persendian.
  
Berikut ini kami sampaikan beberapa studi mengenai penggunaan kombinasi DMARD dalam penanganan kasus-kasus RA yang baru ditegakkan .
1. Studi Behandel Strategieen (BeSt)

Tujuan : untuk mengevaluasi apakah efikasi klinis dan radiografis awal dari terapi kombinasi dapat dipertahankan selama follow-up tahun kedua pada pasien dengan RA dini.

Metode :
  • Merupakan studi acak, terkontrol dengan blinded assessors.
  • Bertempat di 2 rumah sakit pendidikan dan 18 rumah sakit sekitarnya di Belanda.
  • Melibatkan 508 pasien dengan RA dini dan aktif.
  • Pasien dibagi dalam 4 kelompok, yaitu kelompok yang mendapatkan monoterapi sekuensial (kelompok 1), kelompok yang mendapatkan terapi kombinasi yang meningkat (kelompok 2), terapi kombinasi awal dengan prednisone dosis tinggi yang diturunkan secara bertahap (kelompok 3), atau terapi kombinasi awal dengan infliximab (kelompok 4). Penilaian terapi dilakukan setiap 3 bulan untuk mencapai aktivitas penyakit yang rendah.
  • Parameter yang dinilai adalah kemampuan fungsional (HAQ) dan skor Sharp-van der Heijde untuk kerusakan sendi secara radiografis.
Hasil :
  • Kelompok 3 dan 4 mengalami perbaikan klinis yang lebih cepat selama tahun pertama; dan semua kelompok mengalami perbaikan lebih lanjut dengan skor HAQ rata-rata 0,6 (keseluruhan, p=0,257) dan 42% mengalami remisi (keseluruhan, p=0,690) selama tahun kedua.
  • Progresifitas kerusakan sendi lebih kecil pada kelompok 3 dan 4 (skor median 2,0; 2,0; 1,0; 1,0 pada kelompok 1, 2, 3, dan 4 secara berturut-turut [p=0,004]).
  • Setelah 2 tahun, 33%, 31%, 36%, dan 53% pasien pada kelompok 1, 2, 3, dan 4 secara berturut-turut, mendapatkan monoterapi sebagai terapi awal.
  • Tidak terdapat perbedaan toksisitas yang bermakna.

Limitasi : pasien dan dokter tidak tersamar ganda, namun assessors were blinded.

Kesimpulan :
  • Sekarang ini, obat anti rematik yang tersedia sangat efektif untuk pasien dengan RA dini dengan kontrol yang ketat terhadap penyakit.
  • Terapi kombinasi awal memperlihatkan perbaikan klinis lebih dini dan perburukan kerusakan persendian yang lebih minimal, namun seluruh strategi penanganan pada akhirnya menunjukkan perbaikan klinis yang serupa.
  • Terapi kombinasi dapat dihentikan dengan sukses dan frekuensi evaluasi terapi lebih sedikit dibandingkan dengan monoterapi awal.
2. Studi Combinatietherapie Bij Reumatoide Artritis (COBRA)

Metode :
  • Merupakan studi multisenter, acak, tersamar ganda, dan terkontrol dengan melibatkan pasien-pasien RA dini dan aktif yang tidak pernah mendapatkan DMARD atau kortikosteroid sebelumnya.
  • Terapi yang diberikan adalah prednisolone (dosis awal 60 mg/hari, diturunkan secara bertahap menjadi 7,5 mg/hari, dan dihentikan pada minggu ke-28), methotrexate dosis rendah (MTX 7,5 mg/minggu, lalu diturunkan secara bertahap dan dihentikan pada minggu ke-40), dan terapi maintenance dengan sulfasalazine (SSZ 2mg/hari).
  • Terapi diberikan selama 56 minggu, namun sifat tersamar ganda tetap dipertahankan hingga minggu ke-80. Pada periode antara minggu ke-56 hingga minggu ke-80, dokter rematologi diijinkan untuk memilih terapi bagi masing-masing pasien.
  • Selama studi dan follow-up, aktivitas penyakit dilaporkan dalam bentuk 28-joint Disease Activity Score (DAS28). DAS28 merupakan indeks gabungan dari 28-joint swollen joint count, a 28 joint tender joint count, laju endap darah (LED), dan penilaian global mengenai keadaan pasien. Disabilitas fungsional dinilai menggunakan 24-item Health Assessment Questionnaire (HAQ). Kerusakan secara radiografis dinilai menggunakan metode Sharp/van der Heijde.
Hasil :
  • Pada awal 5-year follow-up, pasien-pasien pada kelompok COBRA mempunyai lower time-averaged DAS28 scores and radiographic damage (Sharp score) dibandingkan dengan pasien pada kelompok monoterapi SSZ, sedangkan skor HAQ tidak berbeda bermakna antara kedua kelompok.
  • Selama 4-5 year follow up period, time-averaged DAS28 score lebih menurun pada kelompok SSZ (0,17 point/tahun) dibandingkan dengan kelompok COBRA (0,07/tahun). Namun, Sharp progression rate lebih tinggi pada kelompok SSZ (8,6 point/tahun) dibandingkan dengan kelompok COBRA (5,6/tahun). Setelah penyesuaian terhadap perbedaan terapi dan aktivitas penyakit selama periode follow-up, perbedaan rate of radiologic progression antara kedua kelompok sebesar 3,7 point/tahun. Skor HAQ tidak berubah secara bermakna selama periode follow-up. Independent baseline predictors of radiologic progression over time (terlepas dari alokasi terapi) adalah faktor rematoid (+), skor Sharp, dan DAS28.

Kesimpulan :
  • Terapi kombinasi jangka pendek yang agresif dan dini (COBRA) terhadap penyakit RA efektif dalam menurunkan dan mempertahankan rate of radiographic progression yang lebih rendah (35% lebih rendah) dibandingkan dengan monoterapi SSZ selama 4-5 tahun.
  • Penurunan pada kelompok COBRA ini tidak dapat dijelaskan oleh perbedaan dalam terapi DMARD yang digunakan selama periode follow-up, tidak juga oleh perbedaan aktivitas penyakit selama periode terapi tersamar ganda.
  • Setelah terapi pada kelompok COBRA dihentikan, rate of radiologic progression tidak kembali pada keadaan selama periode terapi tersamar ganda, namun stabil pada tingkat yang lebih rendah.

gaya bercinta

NILAH.COM, Jakarta - Bercinta tak melulu memikirkan kepuasan seksual anda semata. Namun memuaskan pasangan dengan membuatnya merasakan orgasme.
 

Untuk itu caranya mudah. Ada lima posisi yang mampu membuat pasangan anda merasakan kenikmatan orgasme. Tentunya jika anda melakukan..
.
1. Misionaris dengan panggul terangkat.
Posisi ini memudahkan Mr. Dick mencapai G-spot, dan bagian klitoris yang terdapat pada dinding vagina. Bersandar di atas punggung, biarkan pasangan perempuan anda berada di bawah anda, lalu angkat panggul pasangan anda. Gunakan bantal sebagai penyangga bokong pasangan ada, dan anda harus mengangkat bokongnya dengan tangannya.

2. Woman on top
Pasangan anda akan lebih mudah menyesuaikan posisi panggulnya sehingga dengan leluasa mengontrol gerakan Mr. Dick ketika menyentuh klitorisnya. Posisi ini dijamin membuat Mr. Dick bisa lebih dalam memasuki vagina, yang dapat merangsang leher rahim sehingga memacu orgasme.

3. Cengkraman kuat, dan kontraksi vagina hasilkan pergesekan nikmat.
Hubungan intim, biasanya pasangan anda akan melenturkan otot dinding vaginanya dengan alasan agar anda mendapatkan sensasi yang lebih hebat. Itu seharusnya tidak terjadi. Yang seharusnya terjadi dan dilakukan adalah pasangan anda menguatkan cengkraman anda selama Mr. Dick melakukan penetrasi. Semakin kuat otot, semakin baik kontraksi vagina pasangan anda, sehingga pergesekannya dengan Mr. Dick anda lebih kuat dan terasa nikmat.

4. Rapatkan kaki demi orgasme klitoris.
Langkah ini mampu menghasilkan pergesekan penis dengan menghasilkan orgasme klitoris. Ketika anda memasukan Mr. Dick, rapatkan kaki pasangan anda dan kaki anda menempel kuat di luar kakinya. Anda lalu dapat menekan kaki pasangan merapat pada paha anda. Akan lebih menyempurkannya bila anda dapat mengerakan pinggul anda ke depan untuk menambah jumlah tekanan.

5. Rangsang leher rahim.
Boleh banyak perempuan tak menyukai penetrasi MR. Dick anda masuk dalam hingga ke daerah leher rahimnnya, tetapi sebenarnya itu adalah kunci menuju orgasme. Tes-lah apakah teknik ini bekerja efektif pada pasangan anda. Oke, posisikan posisi pasangan anda untuk dipenetrasi lebih dalam dengan terlentang sambil memeluk lutut dan dada atau gantungkan kaki pasangan anda pada bahu anda.

" silahkan mencoba. Dijamin pasangan anda akan mencapai orgasmenya secara sempurna dengan sensasi luar biasa. Percayalah1 [aji]"

Gaya bercinta yang dianjurkan


INILAH.COM, Jakarta - Wanita memang sangat ingin dimengerti. Untuk urusan kenikmatan seks sekalipun. So, anda harus benar-benar memikirkan posisi seks yang memuaskannya. Apa sajakah? Inilah!

Anda sebagai pria kerap terbiasa mendominasi pasangan untuk selalu berada di posisi atas. Namun para wanita kebanyakan lebih suka berada di bawah. Wanita pasangan Anda menuturkan berbaring santai di ranjang membuatnya leluasa bebas menatap wajah.

Sekadar catatan, situasi itu dianggap pasangan Anda sebagai kenikmatan awal sebelum bercinta. Maklum, pasangan Anda merasa sangat dicintai dan merasa nyaman dengan keindahan tubuhnya. Lebih dari itu, pasangan Anda sangat akan mungkin mencapai orgasme karena tekanan fisik, dan seks Anda menciptakan kenikmatan lebih baginya.

Berdasarkan hasil penelitian banyak ahli seksologi, posisi bercinta yang memuaskan pasangan, ketika Anda membiarkannya meletakan satu atau dua bantal di bawah pinggulnya, lalu mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam. Jaminannya pasangan Anda akan merasakan kenikmatan luar biasa.
Untuk lebih memuaskannya lagi, kaki anda merentang lebih lebar dengan posisi melingkari pinggang atau bahu pasangan. Ini disebut gaya misionaris.

Posisi bercinta lain yang digemari pasangan Anda adalah menahan busur. Posisi spesifik ini yang sangat mudah anda lakukan. Caranya sederhana saja, jadikan tubuh pasangan sebagai tumpuan bercinta, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, lalu paha dibuka sedikit lebar. Setelah nyaman, Mr Dick Anda bisa berpenetrasi terhadapnya. Dorongan dari atas, mampu membuatnya mengerang kenikmatan.

Andaikan pasangan anda fit dan bugar, Anda bisa mencoba variasi lain. Letakan lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai anda bisa mendominasi. Dengan posisi betis pasangan berada di punggung anda, tubuh menahan pahanya menahan tubuhnya, jelas pasangan anda yang mengendalikan percintaan. 

Posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, tubuh berat anda yang didominasinya membuat pasangan mencapai orgasme lebih mudah dan terasa nikmat.
Demi hasil yang maksimal, lakukan percintaan itu saat imajinasi seks Anda sangat menginginkan kenikmatan seks sesungguhnya.

Saat itu pastinya biarkan adrenalin Anda dan pasangan berdenyut cepat dan berpeluh keringat. Masalahnya jika hanya dalam daya imajinasi seks standar, semuanya akan terasa hambar, selayaknya rasa seks rutinitas. [aji/mor]

Kandungan Kimia Sperma :





Sperma ternyata mengandung komposisi kimia yang sangat berguna bagi tubuh. Bahkan pernah ada mitos dikalangan wanita bahwa dengan menelan sperma dapat menghaluskan kulit dan bikin awet muda .

Kalau melihat dari komposisi kimia yang terdapat dalam sperma sepertinya mitos tsb dapat dibenarkan. Tetapi para ahli dibidang ini tidak pernah membenarkan tapi juga tidak pernah menyalahkan mitos tersebut secara ilmiah. Mereka hanya mengatakan tidak apa tertelan asal dari sperma yang sehat dan tidak tertular penyakit.


Komposisi kimia sperma adalah sebagai berikut :

Komposisi kimia …………..( Dalam mg/100 ml )
Ammonia ………………………….…2
Ascoric Acid …………………….......12,8
Ash …………………………………..9,9 %
Calcium ……………………………...25
Carbon Dioxide …………...................54 ml/100 ml
Chloride …………………………......155
Cholesterol ……………………..........80
Citric Acid ……………………….......376
Creatine ………………………….......20
Ergothioneine ………………..............Trace
Fructose ………………………..........224
Glutathione ………………………......30
Glycerylphorylcholine ………..............54-90
Inositol ……………………………...50,57
Lactic Acid ………………………....35
Magnesium ………………………....14
Nitrogen, nonprotein(total) ….............913
Phosphorus,acid-soluble ……............57
Inorganic …………………………...11
Lipid ……………………………….6
Total (lipid) ………………………...112
Phosphorylcholine ………….............250-380
Potassium ………………………….89
Pyruvic Acid ……………………….29
Sodium …………………………….281
Sorbitol ……………………………..10
Vitamin B 12 ………………............300-600 ppg
Sulfur ………………………….......3 % (of ash)
Urea …………………………………72
Uric Acid ……………………………..6
Zinc ………………………………….14
Copper ………………………........0,006-0,024


Komposisi yang bermanfaat bagi tubuh diantaranya adalah :

1. Calcium
Komposisi ini sangat berguna untuk tulang dan gigi bahkan untuk menjaga fungsi otot dan syaraf.

2. Citric Acid
Berguna untuk mencegah penggumpalan darah dalam tubuh

3. Creatine
Berguna untuk menambah tenaga dan pembentukan otot dan juga dapat berfungsi sebagai pembakar lemak dalam tubuh

4. Ergothioneine
Berfungsi sebagai pelindungan kulit dari kerusakan DNA

5. Fructose
Dapat berfungsi sebagai pencerna gula dalam tubuh yang sangat bermanfaat sebagai pencegah penyakit diabetes.
Kebanyakan Fructose juga berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit asam urat.

6. Glutathione
Komposisi kimia ini sangat berguna sebagai obat pencegah kanker, mencegah penggumpalan darah selama operasi
dan menambah kemanjuran obat kemoterapi.

7. Inositol
Berfungsi mencegah kerontokan pada rambut

8. Lactic Acid
Berfungsi sebagai bahan untuk luka bakar dan luka pembedahan

9. Lipid
Berfungsi sebagai pembakar lemak

10.Pyruvic Acid
Berfungsi sebagai penyubur

11.Sorbitol
Dipergunakan oleh ahli farmasi sebagai bahan untuk mengatasi sembelit

12.Urea
Berfungsi untuk mengeluarkan nitrogen yang berlebih dalam tubuh

13.Uric Acid
Berguna sebagai pencegah penyakit diabetes tetapi kebanyakan Uric Acid akan menyebakan penyakit encok, dll

14.Sulfur
Berguna untuk menghaluskan kulit.

15.Vitamin B12
Sebagai penambah stamina

16.Zinc
Berguna sebagai obat jerawat

Sumber : Milis

Jangan Lakukan Saat Tidur


1. Memakai arloji
Jam tangan dapat memancarkan radioaktif dalam kadar tertentu. Meskipun tergolong kecil, jika Anda memakai arloji sambil tidur dalam waktu lama, bisa saja ini menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

2. Mengenakan BH
Menurut penemuan para ilmuwan di Amerika, memakai BH (bustehouder) atau bra lebih dari 12 jam sehiri, memilik risiko lebih besar untuk terkena kanker payudara. So, lepaskanlah.

3. Memakai riasan
Bila sering tertidur selagi menggunakan make-up bisa mengalami masalah kulit. Ini karena kulit kesulitan bernapas dan mengeluarkan keringat. Jadi, bebaskan kulit Anda agar selalu cantik.

4. Membawa ponsel
Menaruh telepon selular di dekat tempat tidur, apalagi di sisi bantal, sangat tidak dianjurkan. Banyak dari kita memanfaatkan alarm dalam ponsel untuk bisa bangun pagi, tapi letakkan sejauh mungkin.

Para ilmuwan menemukan bahwa perangkat elektrik, termasuk handphone dan televisi, memancarkan gelombang magnetik ketika digunakan. Gelombang ini dapat mengganggu sistem saraf kita. Itu sebabnya biarkan ponsel jauh dari kita di malam hari, atau matikan saja.

Cocokkah Anda dengan Pasangan secara Seksual?


KOMPAS.com — Tak ada orang yang sempurna. Bagaimana kalau ternyata Anda bukan partner seksual yang sempurna bagi pasangan Anda? Inilah alat untuk mengeceknya.

Boleh jadi Anda dan pasangan sangat cocok dalam selera makan, minat pada olahraga dan seni, punya latar belakang pendidikan setara, serta berasal dari kelas sosial ekonomi yang sama pula. Maka, orang akan berkata, Anda dan pasangan sungguh sempurna.

Namun, bagaimana kehidupan seksual Anda? Mudah-mudahan Anda dan pasangan bisa menemukan kebahagiaan pula dari sana. Sebab, bagaimanapun, seks merupakan faktor penting bagi kehidupan rumah tangga. Memang data menunjukkan, umumnya orang tidak sampai mengambil keputusan cerai hanya karena ketidakpuasan seksual. Lain dengan faktor ekonomi. Perceraian sejak krismon meningkat karena pasangan (dalam hal ini suami) tidak mampu memenuhi kebutuhan ekonomi.

Meski demikian, dampak ketidakpuasan seksual tidak dapat diabaikan begitu saja. Selain menimbulkan gangguan psikosomatis (terutama pada wanita), seperti migren dan jantung berdebar, ketidakpuasan seksual juga mendorong perselingkuhan. Dan, perselingkuhan akan menimbulkan masalah lain yang boleh jadi akhirnya mendorong terjadinya perceraian.

Untuk melihat secara lebih obyektif apakah Anda dan pasangan sungguh cocok secara seksual, kuis yang disusun oleh pakar psikologi dari Amerika Serikat, Dr Glenn Wilson, berikut ini bisa membantu.

Pilih jawaban yang paling sesuai dengan Anda dan lingkari huruf di depannya!

1. Apakah Anda memiliki pandangan yang sama tentang pornografi?
    a. Anda dan pasangan sepenuhnya sepakat.
    b. Pasangan Anda sedikit lebih (atau kurang) liberal dibandingkan Anda.
    c. Pandangan Anda sangat bertentangan dengan pasangan Anda.

2. Ketika di tempat tidur bersama pasangan, Anda merasa:
    a. Terangsang.
    b. Senang.
    c. Bosan.

3. Apakah pasangan Anda tahu persis bagaimana memberikan kesenangan         
    seksual kepada Anda?
    a. Anda merasa sangat puas setelah bercinta.
    b. Anda malu untuk mengatakan apa yang paling Anda sukai.
    c. Anda sampai tidak bisa lagi menghitung seringnya ia tertidur dan membiarkan Anda  frustrasi.

4. Pasangan Anda membawa film tentang teknik pijat erotis. Reaksi Anda:
a. Tidak sabar untuk segera mencoba bersamanya.
b. Mandi dan menunggu film itu diputar.
c. Berpikir tentang komersialisasi seks.

5. Adakah soal kebersihan diri pasangan yang membuat Anda prihatin?
a. Sama sekali tidak, dia sangat teliti.
b. Tidak selalu dia membersihkan diri seperti yang Anda inginkan.
c. Beberapa kebiasaannya membuat Anda agak jijik.

6. Pasangan Anda menawarkan posisi seks yang membuat kurang nyaman. Reaksi Anda?
a. Bilang terus terang dan mencoba posisi lain yang membuatnya puas.
b. Diam saja walau menderita karena niat Anda membahagiakannya.
c. Tidak jadi bercinta dan pura-pura sakit kepala kalau diminta.

7. Bagaimana Anda mengukur pentingnya kesetiaan?
    a. Anda dan pasangan memiliki pandangan yang sama.
    b. Soal ini bisa menjadi bahan perdebatan dan ketidaksepakatan.
    c. Cara Anda menilai kesetiaan sangat berkebalikan dengan dia.

8. Bagaimana pendapat Anda tentang kontrasepsi?
    a. Anda dan pasangan punya pikiran yang sama.
    b. Ada perbedaan pendapat menyangkut metode yang dipakai.
    c.  Anda tidak sepakat apakah alat kontrasepsi perlu dipakai.

9. Bagaimana libido (hasrat seksual) Anda dibandingkan pasangan?
    a. Anda sama-sama menikmati hubungan seks.
    b. Kadang Anda menemukan pasangan kurang bergairah atau bahkan
        terlalu banyak menuntut.
    c. Anda tak pernah merasakan nikmatnya bercinta secara bersama-sama.

10. Seberapa jauh Anda siap untuk menyenangkan pasangan Anda?
     a. Anda senang melayani hasratnya dan mengetahui bahwa dia sangat
         menikmatinya membuat Anda bahagia.
     b. Anda akan menuruti apa saja keinginannya sepanjang dia juga mau
         memenuhi keinginan Anda.
     c. Sungguh luar biasa kalau dia bisa memuaskan Anda.

Cara Menghitung dan Memaknai

Pertanyaan di atas mencakup berbagai aspek kehidupan seksual. Beri nilai 1 pada pilihan jawaban c, nilai 2 pada pilihan b, dan nilai 3 pada pilihan a, lalu jumlahkan.

- Nilai > 25, berarti Anda dan pasangan sangat cocok dalam urusan seksual.
- Nilai  20-24, berarti Anda dan pasangan sama-sama mendapatkan kepuasan seksual.
- Nilai 15-19, kecocokan Anda berdua dalam urusan seks di bawah rata-rata.
- Nilai 10-14, Anda berdua bukan pasangan seksual yang cocok sehingga sama sekali tidak mendapat kepuasan.

Jika seks merupakan satu-satunya faktor yang membuat Anda tidak cocok dengan pasangan, mengapa tidak melakukan terapi seks supaya kebahagiaan Anda berdua bisa penuh? @wid

Pola Hidup Sehat Rosulullah


Dalam berbagai aktifitas dan pola kehidupannya, Rasulullah memang sudah di rancang oleh Allah SWT sebagai contoh teladan yang baik (al uswah hasanah) bagi semua manusia.  Teladan ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dalam pola makan.


Sepintas maslaah makan ini tampak sederhana, tapi dengan pola makan yang dicontohkan Rasulullah, beliau terbukti memiliki tubuh yang sehat, kuat dan bugar.  Bahkan, berbagai riwayat shahih menjelaskan bahwa Rasulullah sanggup membanting Rukanah beberapa kali dalam sebuah pertarungan gulat, padahal Rukanah adalah juara gulat Mekkah yang saat itu tak terkalahkan.
Ketika Kaisar Romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah ternyata selama setahun dokter tersebut kesulitan menemukan orang yang sakit.  Dokter tsb bertanya kepada Rasulullah tentang rahasia kaum muslimin yang sangat jarang mengalami sakit.

Rasulullah bersabda:  ‘Kami adalah kaum yang tidak makan kecuali sudah betul betul lapar dan apabila makan, kami berhenti sebelum kekenyangan’  (Al hadist*)  

Aktifitas Rasulullah yang padat dengan dakwah dan perjuanganmenegakkan agama yang masih muda ini, sehingga tiap menit dalam kehidupan Rasulullah selalu di isi dengan kegiatan yang produktif.  Rasulullah hampir tidak pernah bermalas malasan, berbicara tanpa tujuan ataupun tidur yang melebihi batas.  Siang dan malam waktu bleiau dipadati oleh urusan dakwah dan perjuangan.  Aktifitas yang sarat beban ini harus di dukung oleh kondisi fisik yang prima.

Dan Alhamdulillah, Rasulullah selalu dalam keadaan sehat dan hanya mengalami dua kali sakit selama hidupnya.
Pertama, ketika di racun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah di Madinah.
Kedua, menjelang wafatnya.
Para ahli kesehatan menilai gaya hidup Rasulullah dalam mengkonsumsi makanan, memberikan pengaruh besar terhadap kondisi kesehatan beliau.  Kecerdasan Rasulullah dalam memilih menu makanan dan mengatur pola konsumsi telah menentukan tingkat kesehatan beliau.

Akhir akhir ini dunia medis baru menyadari bahwa ternyata pola makan merupakan faktor penentu dari penyakit2 yang di derita manusia.  Kebanyakan penyakit disebabkan oleh kacaunya pola makan, dan begitu pula faktor penyembuhan penyakit seringkali  ditentukan dari pola makan seseorang.  Itulah sebabnya sekarang pola makan menjadi bagian dari obat dan penyembuhan.  Selama ini dikenal dua bentuk pengobatan, yaitu:

1.  Pengobatan sebelum terjangkit penyakit, yang sering di sebut pencegahan (preventif/ Ath thib Al wiqo’i)

2. Pengobatan setelah terjangkit penyakit (ath thib al ‘ilaji) 
Dengan mencontoh pola makan Rasulullah, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).  Hal ini jauh lebih baik dan murah daripada kita harus berhubungan dengan obat obat kimia senyawa sintetik yang hakekatnya adalah racun.

Berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah melalui makanan dengan senyawa kimia organik.
Kita mengenal ungkapan, “mencegah lebih baik dari mengobati”.  Mengenal serta meneladani pola makan Rasulullah merupakan langkah aplikatif dan tindakan preventif dari penyakit yang bisa menyerang tubuh kita.
Jika kita cermat melihat pola hidup Rasulullah, maka akan kita dapati point penting sbb:
  1. Asupan awal ke dalam tubuh Rasulullah adalah udara segar di subuh hari.  Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan (shalat) qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat zat lain, sehingga sangat bermanfaat  untuk optimalisasi metabolisme tubuh.  Hal ini jelas sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas dalam aktifitasnya sehari penuh.   Orang yang memulai kehidupan di pagi hari dengan bangun subuh, biasanya menjalani hari dengna penuh semangat dan optimisme.  Berbeda dengan orang yang tidak bangun di subuh hari, biasanya lebih mudah terserang rasa malas beraktifitas.
  2. Di pagi hari, Rasulullah menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya.  Mulut dan gigi merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam konsumsi makanan.  Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.  Kita tahu siwak mengandung fluor yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi.  Fluor yang terkandung dalam siwak merupakan fluor alami yang berguna, berbeda dengan fluor sintetik yang dapat membahayakan kesehatan.  Saat ini, fluor alami yang terdapat dalam siwak sudah mampu di ekstraksi dalam bentuk pasta gigi agar mudah di gunakan.
  3. Di pagi hari pula Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang di campur dengan sesendok madu asli.  Khasiatnya luarbiasa.  Dalam Al Quran, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh, menunjukkan arti umum dan menyeluruh.  Hal ini berarti pada dasarnya madu bisa  menjadi obat atas berbagai penyakit.  Di tinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus usus, dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.  Madu juga mengandung mikronutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.  dalam istilah masyarakat Arab, madu di kenal dengan al hafidz al amin karena bisa menyembuhkan luka bakar.
  4. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengkonsumsi 7 butir kurma ajwa’ (matang).  Rasulullah pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.  Hal ini terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang Khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa di netralisir oleh zat zat yang terkandung dalam kurma.  Sementara itu Bisyir ibnu al barra, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tsb, akhirnya meninggal.  Tetapi Rasulullah selamat dari racun tsb.  Rahasianya adalah 7 butir kurma yang biasa di konsumsi Rasulullah.
  5. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun.  Tentu saja tidak hanya cuka dan minyak zaitun, tetapi dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti.  Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan.  Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.  Ada cerita menarik terkait dengan buah Tin dan minyak Zaitun.  Allah bersumpah dalam surat At Tin.  Dalam Al Quran, kata at tin  hanya disebutkan sekali, sedangkan kata az zaytun diulang sampai 7X.  Seorang ahli melakukan penelitian terkait hal itu.  Kesimpulannya luar biasa: jika zat zat yang terkandung dalam at tin dan az zaytun berkumpul dalam tubuh manusia dengan perbandingan 1;7, maka akan menghasilkan ahsani taqwim (tubuh terbaik dan optimum kekuatannya) sebagaimana tercantum dalam surat At Tin
  6. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur mayur.  Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah selalu mengkonsumsi sana al makki dan sanut. (Dalam kamus Al Munjid Sana dan sanut berarti jenis tumbuh tumbuhan, bisa bermakna sayuran atau lalapan.  Tapi sanut bisa juga berarti madu dan keju).  Menurut Prof. Dr Musthofa, di Mesir keduanya mirip dengan  sabbath dan ba’dunis.  Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang luar Arab, tpai Prof. Musthofa menjelaskan, intinya adalah sayur sayuran.  Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit.  Rasulullah tidak langsung tidur setelah makan malam.  Beliau beraktifitas dulu supaya makanan yang di konsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah di cerna.  Caranya bisa juga dengan shalat.  Rasulullah bersabda: “Cairkan makanan kalian dengan zikir kepada Allah dan shalat dan janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras” (HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a)
  7. Disamping menu wajib diatas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengkonsumsinya.  Diantaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak.  Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula.  kemudian beliau juga senang  makan buah anggur dan hilbah (susu).
  8. Rasulullah sering menyempatkan untuk berolahraga.  Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak anak dan cucu cucunya.  pernah pula beliau lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah ra.  Olah raga diakui oleh para ahli kesehatan sangat bermanfaat bagi tubuh.
  9. Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk bergadang.  Karena itulah beliau tidak menyukai  berbincang bincang dan makan sesudah waktu isya.  Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi.  Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
Pola makan Rasulullah  ternyata sangat cocok dengan irama biologis berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).
Prof. Dr Musthofa Romadhon juga menjelaskan tentang tata cara Rasulullah mengkonsumsi makanan.  Hal ini tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Setinggi apapun gizinya, jika pola konsumsinya tidak teratur, tetap akan berdampak buruk terhadap kesehatan.

Inti pola konsumsi Rasulullah adalah menghindari isrof (berlebihan) dalam makan dan minum.  Rasulullah bersabda: “Tidaklah anak Adam memenuhi sesuatu yagn lebih buruk dari perutnya.  Cukuplah baig anak Adam beberapa suap yang dapat  menegakkan tulang punggungnya.  Jika tidak ada cara lain maka sepertiga (dari perutnya) untuk makanannya, sepertiga untuk air minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya (udara)” (HR Tirmidzi dan Al Hakim.  Imam Arna’uth dan Imam Adz Dzhahabi mensahihkan hadist ini)

Ketika seseorang terlalu kenyang dan terlalu banyak makan, maka lambung akan penuh dan pernafasannya akan terganggu.  Proses pencernaan menjadi lama dna zat zat yang terkandung dalam maknanan tsb. menjadi tidka berfungsi dengan baik.  Kondisi fisik menjadi tidak prima dan aktifitas pun tidak maksimal.  Prof. Dr Musthofa menekankan bahwa assyab’u (kenyang) itu bukan al imtila (memenuhi perut dengan makanan).  Kenyang yang sebenarnya adalah tercukupinya tubuh  oleh zat zat yang dibuthkannya sesuai dengan proporsi dan ukurannya.

Rasulullah tidak pernah melakukan idkhol at thoam ‘ala thoam (makan lagi sesudah kenyang).  Suatu hari, dimasa setelah Rasulullah wafat, para sahabat mengunjungi Aisyah.  Saat itu Khilafah Islamiyah sangat luas dan makmur.  Sambil menunggu Aisyah, para sahabat yang saat itu sudah menjadi kaya raya, saling bercerita tentang menu makanan mereka yang meningkat dan bermacam macam.

Aisyah yang mendengar hal itu tiba tiba  menangis.  Tentu saja para sahabat terheran heran, “Apa yang membuatmu menangis wahai bunda Aisyah?” tanya para sahabat.
Aisyah menjawab, “Dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan (mencapai) dua jenis makanan.  Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”

Penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya macam macam makanan dalam perut telah melahirkan bermacam macam penyakit.  Maka sebaiknya tidak mudah tergoda untuk makan lagi jika sudah kenyang.
Sumber http://www.nabimuhammad.info/2009/01/21/pola-hidup-sehat-rasulullah/

hati hati terhadap asupan yang masuk


Khas Pemburu Sampai Sensitif
Berdasar penelitiannya, Dr. D’Adamo membuat kesimpulan untuk masing-masing tipe darah, sebagai berikut:

Tipe darah O, yang disebut sebagai pemburu, memiliki ciri khas:
- Sistem kekebalannya berlebihan.
- Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.
- Tidak cocok bila berdiet dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
- Respon yang baik atas stres bisa ditanggapi dengan aktivitas fisik.
- Memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis bila makanan yang diasup tidak sesuai.

Tipe darah A berciri khas:
- Jalur pencernaan cukup sensitif.
- Dianjurkan menjadi vegetarian atau makan tinggi karbohidrat dan rendah lemak.
- Stres biasanya bisa diatasi lewat meditasi.
- Sistem kekebalan tubuhnya tidak sekuat tipe O.

Tipe Darah B berciri khas:
- Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi dari semua tipe darah termasuk di dalamnya daging.
- Tipe darah ini sangat cocok dengan asupan produk susu.
- Dianjurkan juga menjalani latihan gerak seperti renang dan jalan kaki.
- Bila makanan yang diasup tidak sesuai dengan tipe ini, diduga risiko terkena virus yang bisa menyerang sistem saraf sangat tinggi.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.
- Bila seseorang bertipe ini stres, akan sangat cocok bila diatasi dengan melakukan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.
- Tipe darah ini adalah tipe yang paling seimbang.

Tipe Darah AB berciri khas:
- Memiliki jalur pencernaan yang sensitif.
- Sistem kekebalan tubuh sangatlah toleran.
- Respon yang paling baik terhadap stres biasanya dengan melakukan kegiatan spiritual dibarengi dengan aktivitas fisik dan kreativitas.
- Masih dalam tahap evolusi.
- Paling mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan bentuk diet.
- Bentuk gabungan dari tipe A dan B.
(Abdi Susanto, http://www.kompas.co.id/ 21 April 2003)

Beda Perilaku Seks Usia 20, 30 dan 40-an


JAKARTA, KOMPAS.com - Perilaku seksual tentunya bervariasi pada setiap tahap kehidupan kita. Seksolog Tracey Cox dalam buku bestseller  'Sextasy' mengungkapkan karakter dan perilaku seksual pria dan wanita berdasarkan rentang usia.

Usia 20-an
Kebanyakan mereka pada usia ini tak bisa berhenti membayangkan seks setiap dua jam. Pada usia ini, perempuan biasanya ingin lebih bebas berimajinasi dalam hal seksa. Mereka juga ingin berbagi fantasi seks dan bahkan ingin mencoba biseksualitas. Sebuah studi pada tahun 2006 melibatkan sekitar 2.000 orang menemukan, 76 persen wanita yang tidur dengan sejenisnya mencapai orgasme (sedangkan untuk wanita dengan pria, tercatat 50 persen).

Usia 20an adalah masa di mana laki-laki dan wanita muda sangat tertantang mencoba berbagai posisi seks. Bahkan Tracey Cox mengklaim, satu dari 10 orang pernah mencoba  threesome di awal usia dua puluhan.

Usia 30-an
Usia 30an adalah saat untuk bereksperimen. Hampir semua orang usia 30-an mengaku pernah melakukan seks di tempat terbuka. Tak seperti anak remaja yang  melakukan seks outdoor sebagai bentuk paling umum dari eksperimennya, kebanyakan pasangan 30-an lebih  menyukai aktivitas seks di tempat semi-publik seperti pantai, kebun atau di bangku taman di dalam kegelapan. Seperti ada yang lebih erotis dari ekspansi seks ini!

Selain itu, hal yang paling populer pada kelompok 30an adalah seks di kamar mandi atau bath-tub. Melakukan "kinky" seks juga menempati rating yang tinggi. Mereka mengklaim menikmati seks melalui berbagai fantasi mulai dari dominatrix, bondage, sampai flogging

Dalam analisa Cox, usia 30-an adalah saat di mana para wanita menjadi seperti teman pasangan gay pria. Wanita tulen mencintai pria gay; sedangkan pria gay mencintai wanita tulen.  Sebuah riset di Swedia memberi penjalasan mengapa keduanya bisa saling tertarik. Mereka rupanya sama-sama mempunyai otak simetris. Sedangkan pria tulen dan lesbian mempunyai hemisphere otak yang asimetris.

Usia 30an juga ditandai dengan kehadiran anak dalam rumah tangga, sehingga gairah seks secara alami akan menurun. Tetapi Cox menekankan, selama kehamilan pasangan dapat berhubungan seks   4 hingga 5 kali dalam sebulan.

Kebanyakan pasangan mengerem aktivitas seks selama tujuh minggu setelah proses persalinan. Tetapi empat bulan kemudian mereka kembali melakukan seks empat atau 5 kali dalam sebulan. Cox menyatakan, enam bulan setelah persalinan, rata-rata pasangan kembali melakukan seks tiga hingga 5 kali dalam satu bulan.

Bila Anda tak mampu memenuhi gairah seks seperti biasanya, Anda tak perlu berkecil hati.  Ingat, ini hanyalah sementara, jadi tetaplah menyentuh dan memeluk pasangan. Jika bayi Anda menyita waktu untuk berhubungan seks, cobalah untuk melakukan seks instan.

Kebanyakan wanita pada usia 30-an, kata Cox, mengalami rata-rata orgasme lebih tinggi. Sekitar 90 persen wanita di atas 30-an secara teratur mengalami orgasme, sedangkan wanita yang lebih muda hanya 23 persen saja.

Usia 40-an
Pria di usia 40an lebih mungkin mengalami problem ereksi. Ini juga usia ketika para pria cenderung tidak setia pada pasangannya. Pria juga lebih sering terjebak pornografi atau menikmati chating berbau seks. Sementara para wanita secara seksual juga sangat menuntut, sehingga seringkali tertarik kepada pria lebih muda.

Jika Anda berpikir usia 40an adalah masa turunnya libido, cobalah untuk berpikir lagi. Walaupun aktivitas seks sudah agak menurun dari sebelumnya, sudah saatnya  Anda mengubah strategi. Tak perlu lagi kaku dengan frekuensi seks dalam seminggu, tetapi penekanan pada kualitas seks yang lebih baik.

Meramal Kesehatan Jantung


KOMPAS.com - Mungkin Anda sering mendengar kisah tentang orang yang masih muda namun terkena serangan jantung. Lalu Anda bertanya dalam hati, "dapatkah itu terjadi pada saya?"

Dalam kebanyakan kasus, serangan jantung bukan jatah bagi mereka yang masih muda. Namun betapa pun kecilnya kemungkinan terkena serangan jantung, bukan berarti Anda boleh mengabaikannya. Akan mengalami serangan jantung atau tidak, dalam banyak hal Anda sendiri yang menentukan.

Menurut para ahli, ada tiga cara tes sederhana untuk memprediksi kemungkinan kita terkena serangan jantung. Dokter Anda mungkin akan melakukan serangkaian pemeriksaan yang rumit untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung Anda. Namun ada tiga cara sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

1. Tes tidur
Jawablah pertanyaan ini: Apakah Anda sering mengantuk di siang hari? Bila iya, maka risiko Anda terkena penyakit jantung makin besar. Penelitian yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association menyebutkan, waktu tidur yang cukup akan mengurangi risiko penyakit jantung hingga 33 persen.

Saat Anda kurang tidur, tubuh akan melepaskan hormon stres yang bisa menyebabkan pembuluh darah mengerut dan menimbulkan peradangan. Bila Anda sering mengantuk dan lelah di siang hari, bisa jadi kualitas dan kuantitas waktu tidur Anda kurang baik.

2. Tes vitamin D
Rendahnya kadar vitamin D bisa meningkatkan risiko penyakit darah tinggi dan inflamasi pada pembuluh darah. Kadar vitamin D yang cukup pada orang dewasa sekitar 30-40 ng/ml. Untunglah karena tinggal di negara tropis yang kaya akan matahari, risiko kekurangan vitamin D bagi orang Indonesia tak begitu besar.

3. Tes jari
Sel pelapis yang menutup pembuluh darah, termasuk di jari telunjuk, kita terdiri dari lapisan tunggal yang disebut dengan endotel yang berfungsi menghasilkan zat kimia yang memengaruhi fungsi pembuluh darah, misalnya untuk membesar, berkontrasi, mengecil, dan sebagainya. Perubahan pada endotel bisa terlihat bahkan bertahun-tahun sebelum tanda-tanda gangguan jantung muncul.

Karena itu para ahli meyakini kondisi endotel yang prima bisa jadi tolak ukur penyakit jantung dan stroke. Untuk mengujinya, Anda bisa menggetes temperatur jari telunjuk menggunakan detektor suhu dan mengukur tekananan darah dengan manset yang dililitkan di lengan.

Saat manset memompa, aliran darah ke tangan akan berkurang dan suhu jari telunjuk turun. Setelah lima menit, manset dilonggarkan dan aliran darah kembali normal. Makin cepat suhu jari telunjuk naik, makin sehat endotel.

Bila hasil ketiga tes ini menunjukkan Anda berisiko terkena serangan jantung, konsultasikan dengan dokter. Selain itu, Anda juga dapat berusaha mengubah atau mengendalikan risiko ini dengan menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, berat badan, dan menghindari rokok.
Apakah Anda sering mengantuk di siang hari? Bila iya, maka risiko Anda terkena penyakit jantung makin besar

Mudah Lelah Tanda Jantung Payah


KOMPAS.com - Sering merasa cepat lelah meski hanya melakukan kerja ringan? Waspadalah, bisa jadi itu gejala payah jantung (heart failure) atau yang umum disebut Iemah jantung. Ini terjadi kala jantung gagal menjalankan tugas utamanya, memompa darah ke seluruh tubuh.

Agus (41) merasa ada yang aneh pada dirinya. Beberapa bulan lalu ia masih sanggup naik tangga tiga lantai menuju ruang kerjanya. Kini ia harus berhenti di tiap lantai untuk beristirahat. "Nggak tahu, sekarang saya kok cepat ngos-ngosan. Tiap satu lantai saya berhenti untuk ambil napas," ucap ayah empat anák ini.

Seorang teman menduga jantungnya lemah. Penasaran, Agus periksa ke dokter. Hasilnya, benar ada kecenderungan payah jantung. Apalagi ia mengidap hipertensi. "Kata dokter, hipertensi telah merembet ke fungsi jantung. Saya tak boleh bekerja berat," ujarnya.

Hipertensi ikut andil
Penyakit payah jantung atau lemah jantung banyak diderita oleh kalangan lansia. Ini dikarenakan fungsi jantung yang memang menurun dimakan usia. Namun, payah jantung juga bisa menimpa orang usia produktif.

Dijelaskan Dr. Santoso Karo Karo, Sp.JP, MPH, ahli jantung dari Perkumpulan Dokter Kardiovaskular Indonesia (Perki), payah jantung merupakan kondisi jantung tak kuat lagi memompa darah yang dibutuhkan tubuh.

"Tugas utama jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan di paru-paru. Jika fungsi ini terganggu dan tubuh kekurangan asupan darah, timbul berbagai gejala. Yang paling sering ditemui adalah mudah lelah," ungkapnya.

Istilah payah jantung ini dalam masyarakat lebih dikenal dengan sebutan lemah jantung. Menurut Dr. Santoso, "Yang benar payah jantung atau heart failure, bukan lemah jantung!"

Kemampuan jantung melaksanakan tugas secara alami berangsurangsur menurun seiring bertambahnya usia. Penurunan semakin mencolok jika ada kondisi lain yang memengaruhi, misalnya infeksi pada otot jantung (miokarditis).
Bisa juga karena serangan jantung koroner yang merusak otot jantung. Hipertensi yang parch turut serta membuat massa otot jantung membesar, sehingga detaknya tidak normal, atau karena gangguan fungsi katup jantung.

"Masih banyak faktor yang menyebabkan payah jantung. Biasanya payah jantung diderita setelah seseorang sakit atau ada kondisi tertentu yang merusak organ jantung. Jadi tidak perlu heran, pengidap hipertensi yang masih muda bisa terkena payah jantung. Saat ini hipertensi banyak menyerang kaum muda," ucapnya.

Sesak napas
Gejala awal payah jantung adalah mudah lelah, sering batuk hingga sesak napas berat, dan detak jantung lebih kencang. Kalau sudah begitu, aktivitas harian pun bisa terganggu. "Seperti kasus Agus, awalnya ia tidak masalah naik tangga tiga lantai. Lama-lama ia merasa cepat lelah," imbuh Dr. Santoso.

Para ahli jantung di New York Heart Association menetapkan empat tingkatan gejala lelah dan sesak napas akibat payah jantung. Pertama, pasien merasa sesak napas jika melakukan aktivitas berat.
Kedua, pekerjaan sehari-hari tidak dapat dilakukan dengan baik karena mullah lelah sampai sesak napas. Ketiga, aktivitas ringan dalam rumah pun bisa membuat sesak napas. Keempat, dalam keadaan istirahat pun pasien bisa mengalami sesak napas.

Dari tingkatan tersebut, bisa terbayang kegiatan apa yang-boleh dan tidak boleh dilakukan pasien. "Jika masih tahap awal, olahraga mungkin tidak terlalu masalah. Kalaupun mau, pilih jenis olahraga yang tidak banyak menghabiskan tenaga, misalnya jolting atau jalan sehat. Tapi, jika sudah tahap keempat, sepertinya sulit bagi pasien untuk beraktivitas," paparnya.

Tak bisa diperbaiki
Pengobatan payah jantung hanya bertujuan mencegah kerusakan lebih lanjut. "Jadi pengobatan tidak untuk memperbaiki otot jantung yang rusak. Karena otot tersebut sudah sulit diperbaiki dengan terapi obat," ujarnya.

Pengobatan dilakukan berdasarkan penyebab. Jika payah jantung karena hipertensi, hipertensinya harus ditangani terlebih dahulu. "Obat pendukung untuk mengeluarkan cairan dari jantung atau mengurangi beban kerja jantung juga bisa diberikan," kata Dr. Santoso.

Cara mudah mencegah payah jantung, yakni berpola hidup sehat. "Hipertensi, serangan jantung koroner, dan lainnya yang merupakan pencetus payah jantung disebabkan pola hidup tidak baik. Cara mencegah yang paling efektif adalah pola hidup sehat: makan sehat, istirahat cukup, tidak stres, dan rajin olahraga," katanya. (GHS/Michael)

khasiat jahe


Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe (Zingiber officinale) berasal dari Asia, yang tersebar dari India sampai Cina. Karena itu, kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai yang pertama kali memanfaatkan jahe, terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat.



Jahe telah dibudidayakan di negara-negara Australia, Sri Lanka, Cina, Mesir, Yunani, India, Indonesia, Jamaika, Jepang, Meksiko, Nigeria, dan Pakistan. Jahe dari Jamaika mempunyai kualitas tertinggi. India merupakan negara produsen terbesar, yaitu lebih dari 50 persen dari total produksi jahe dunia.



Pengertian jahe di Indonesia adalah batang yang tumbuh dalam tanah yang disebut rimpang. Berdasarkan ukuran, bentuk, dan warna rimpangnya, jahe dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu jahe putih besar disebut juga jahe badak, jahe putih kecil, dan jahe merah (jahe sunti). Penghangat Badan

Rimpang jahe dapat digunakan sebagai bumbu masak, pemberi aroma dan rasa pada makanan seperti roti, kue, biskuit, kembang gula, dan berbagai minuman. Jahe juga digunakan pada industri obat, minyak wangi, dan jamu tradisional. Bisa juga diolah menjadi asinan jahe, dibuat acar, lalap, bandrek, sekoteng, dan sirup. Dewasa ini para petani cabe menggunakan jahe sebagai pestisida alami.



Dalam perdagangan, jahe dijual dalam bentuk segar, kering, bubuk, dan awetan. Terdapat juga hasil olahan seperti minyak astiri dan koresin, diperoleh dengan cara penyulingan, yang berguna sebagai bahan pencampur dalam minuman beralkohol, es krim, sosis, dan lain-lain.



Bila kita minum segelas wedang jahe, ronde, bandrek, atau esteemje alias susu-telur-madu-jahe, sudah pasti badan akan terasa hangat. Ini memang khasiat paling populer yang dimiliki jahe. Padahal, masih banyak khasiat jahe lainnya seperti untuk menyembuhkan batuk kering dan radang tenggorokan serta sebagai tonikum.



Selain itu, jahe juga bisa menambah nafsu makan karena merangsang selaput lendir perut besar dan usus. Bagi yang sering menderita mabuk darat atau laut, jahe bermanfaat mencegah mabuk. Bahkan ada pakar yang menyatakan, tanaman ini bermanfaat pada kasus iritasi ginjal. Sebagai obat luar, parutan jahe juga bisa dipakai sebagai kompres untuk mengobati rematik dan sakit kepala.



Acar dan Asinan

Rimpang tanaman ini sudah umum dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Penggunaannya dalam dunia pengobatan pun sudah dilakukan sejak lama. Kini, negara-negara Barat juga melakukan penelitian terhadap tanaman ini untuk digunakan sebagai obat. Di Denmark, tanaman ini diteliti agar mendapatkan senyawa aktif yang bisa digunakan untuk mengatasi rematik, dan berhasil.



Namun, jahe sebenarnya lebih populer sebagai bahan makanan dan minuman. Di Jepang, rebung atau tunasnya dijadikan bahan sayur, acar, atau asinan. Hasil olahan itu sangat populer karena aroma dan cita rasanya yang khas. Terhadap tubuh, makanan dari rebung jahe membantu menyehatkan badan, memperlancar air seni, dan memperbaiki sistem pencernaan.



Di Indonesia, mungkin baru orang Manado yang memanfaatkan rebung jahe sebagai salah satu pendamping nasi untuk lalapan didampingi sambal pedas. Cara memakannya selalu diikuti dengan meminum saguer (semacam tuak). Terkadang rebung jahe terlebih dahulu dimasukkan ke dalam saguer, dan supaya awet ke dalamnya diberi sedikit garam. Lalapan ini, konon, akan membuat tenaga kita menjadi berlipat ganda.



Rimpang jahe juga bisa diolah jadi manisan. Caranya, jahe yang sudah dibersihkan dimasak dalam air gula selama 2-3 jam. Setelah itu dipindahkan ke suatu tempat dan dibiarkan selama beberapa hari. Jahe dimasak untuk kedua kalinya dalam larutan gula seperti ketika memasak pertama. Setelah ditiriskan dan didinginkan, manisan ini siap dinikmati.



Pada masa lampau, cara ini digunakan di Kanton, Cina, untuk keperluan ekspor. Di tempat lain tentu caranya berbeda, bahkan lebih rumit.



Hanya saja, dengan cara ini manisan jahe masih dirasakan terlalu pedas. Ada cara mengurangi kepedasannya seperti yang dilakukan di Jamaika, yaitu direndam dalam air mengalir selama 12 jam.



Cara lain, jahe yang telah dibersihkan, kemudian direngatkan (dikeprak), lalu direndam dalam air asin selama 24-48 jam. Setelah itu, direndam lagi dalam air beras selama satu malam. Berikutnya direndam lagi dalam air bersih selama 5-10 hari dan setiap 12 jam airnya diganti. Hasilnya, siap dijadikan bahan manisan.

Follow by Email

Daftar Blog

Silahkan Menjadi Follower Dan Dapatkan Info Yang Bermanfaat